Jalur Pantura Flores Putus, Warga Desak Bangun Jembatan Mini
- 22 Mei 2026 10:02 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Jalur Pantura Trans Flores ruas Pota menuju Riung hingga kini masih lumpuh setelah putus total akibat banjir bandang di Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur. Kerusakan tersebut membuat akses transportasi di wilayah pesisir utara Flores tidak dapat dilalui kendaraan.
Putusnya jalur terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Manggarai Timur sejak Minggu lalu memicu meluapnya arus Kali Namerempa. Derasnya arus banjir menghantam badan jalan hingga menyebabkan sekitar lima meter aspal putus total.
Akibat kerusakan itu, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintasi jalur penghubung Pota–Riung yang selama ini menjadi akses utama masyarakat.
Bagi warga Kampung Nangalok, bencana tersebut bukan pertama kali terjadi. Masyarakat menyebut titik tersebut menjadi langganan banjir hampir setiap tahun ketika curah hujan meningkat.
Warga menilai pembangunan plat deker di lokasi tersebut tidak mampu menahan derasnya debit air saat banjir datang. Karena itu, masyarakat meminta pemerintah membangun jembatan mini yang dinilai lebih aman dan sesuai dengan karakter aliran sungai di kawasan tersebut.
“Kondisi di jalur ini sebenarnya pemerintah tidak boleh hanya pakai plat deker saja. Seharusnya lokasi ini harus pakai jembatan mini, karena kami sebagai warga tahu persis kondisi banjir di Kali Namerempa. Dalam setahun bisa dua sampai empat kali tergantung curah hujan,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat juga mengaku pernah menyampaikan masukan kepada pihak konsultan maupun pengawas proyek saat pekerjaan jalan berlangsung. Namun, saran dari warga lokal disebut tidak ditindaklanjuti dalam proses pembangunan.
Hingga kini warga mendesak pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat segera melakukan penanganan darurat agar akses transportasi kembali normal. Selain itu, masyarakat meminta pembangunan infrastruktur permanen yang lebih kuat agar kerusakan serupa tidak terus berulang setiap tahun.
Ruas Pota–Riung dinilai memiliki peran vital karena menjadi jalur utama penghubung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir utara Flores, termasuk distribusi barang dan hasil pertanian warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....