Akses Jalan Ende -Maumer Rawan Longsor Penguna Jalan Diminta Waspada
- 21 Mei 2026 11:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID,Ende - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya bencana tanah longsor. Kali ini, material longsoran menutup sebagian badan jalan negara yang menghubungkan Trans Flores lintas Ende - Maumere, tepatnya di wilayah Desa Roa, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis 21 Mei 2026 pagi ini sempat mengakibatkan arus lalu lintas dari kedua arah mengalami kemacetan. Tebing di sisi jalan runtuh dan membawa material berupa tanah gembur, bebatuan, serta pepohonan yang langsung menutupi badan jalan.
Pemerintah desa setempat bersama warga dan aparat keamanan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pembersihan darurat. Mereka menggunakan alat seadanya agar kendaraan roda dua maupun roda empat bisa melintas, meski harus dilakukan secara bergantian.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sebastianus Poto Kota, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan curah hujan yang sangat tinggi sejak malam hari membuat kondisi tanah di perbukitan sekitar jalur tersebut menjadi labil dan jenuh air.
"Benar, longsor terjadi di ruas jalan negara wilayah Desa Roa pagi tadi akibat hujan lebat yang tidak kunjung reda. Saat ini jalur sudah bisa dilewati, namun sistemnya buka-tutup karena material longsoran belum sepenuhnya bersih dan kondisi jalan sangat licin," ujar Kepala Desa
Mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, Kepala Desa Roa mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat yang hendak melintasi jalur Ende - Maumere. Kades Roa mengingatkan agar para sopir dan pengendara ekstra hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan penuh, terutama saat melintasi titik-titik rawan longsor di sepanjang jalur Detusoko.
" Kami minta juga untuk kurangi kecepatan, karena kondisi jalanan licin akibat sisa material tanah liat yang basah," katanya.
Kades Roa juga menghimbau untuk menghindari perjalanan malam hari. Dan apabila hujan lebat turun dengan durasi lama, sebaiknya tunda perjalanan atau cari tempat aman untuk menepi karena jarak pandang yang terbatas dan risiko longsor susulan.
Pengendara diminta bersabar dan mengikuti arahan warga atau petugas yang sedang mengatur lalu lintas di lokasi kejadian. Pihak desa telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....