Akses Jalan Paka–Ntaur di Rana Mese Lumpuh Total akibat Longsor
- 21 Mei 2026 11:48 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur — Akses transportasi darat yang menghubungkan wilayah Paka–Ntaur menuju sejumlah desa di Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Kamis 21 Mei 2026 masih lumpuh total. Jalur kabupaten tersebut terputus setelah tertimbun material longsor berskala besar yang terjadi sejak Selasa lalu.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebelumnya telah menerjunkan alat berat ke lokasi bencana pada Rabu pagi. Langkah itu dilakukan untuk membersihkan timbunan material longsor yang menutup seluruh badan jalan.
Namun, proses penanganan terpaksa dihentikan sementara akibat cuaca buruk dan kondisi medan yang membahayakan petugas di lapangan. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan material longsor menjadi semakin padat dan berlumpur.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur, Agustinus Susanto, mengatakan kondisi tersebut menjadi kendala utama dalam proses evakuasi material. Menurut dia, medan yang miring dan licin sangat berisiko bagi keselamatan operator alat berat yang bekerja di lokasi bencana.
“Proses pembersihan material untuk sementara kami hentikan. Selain curah hujan tinggi, tumpukan material juga cukup padat dan berlumpur,” ujar Agustinus saat dihubungi pada Kamis pagi.
Akibat penghentian sementara proses pembersihan tersebut, aktivitas masyarakat di sejumlah desa terdampak ikut terganggu. Jalur tersebut saat ini hanya dapat dilalui secara terbatas oleh kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan roda empat belum bisa melintas sama sekali.
BPBD Manggarai Timur mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada selama cuaca ekstrem masih terjadi di wilayah tersebut. Pemerintah daerah memastikan proses pembersihan material longsor akan kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca membaik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....