Lomba Bertutur SD Sikka Perkuat Literasi Anak Daerah

  • 21 Mei 2026 12:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan mulai mematangkan pelaksanaan Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Sikka. Kegiatan itu disiapkan sebagai upaya memperkuat budaya literasi, kemampuan komunikasi, dan pelestarian cerita rakyat daerah di kalangan pelajar.

Persiapan lomba dibahas dalam rapat pemantapan panitia di Maumere, Rabu 20 Mei 2026. Rapat tersebut dipimpin Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales.

Pemerintah daerah menilai lomba bertutur tidak hanya menjadi ajang kompetisi pelajar semata. Kegiatan itu juga diarahkan untuk membentuk karakter generasi muda di tengah meningkatnya pengaruh teknologi digital terhadap minat baca anak.

Very Awales mengatakan lomba bertutur menjadi ruang bagi anak-anak untuk melatih keberanian dan kreativitas sejak usia dini. Selain itu, peserta juga didorong memahami dan menyampaikan kembali cerita yang mengandung nilai pendidikan dan budaya lokal.

“Lomba bertutur bukan sekadar perlombaan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk melatih keberanian, kreativitas, dan kemampuan memahami serta menyampaikan kembali cerita yang memiliki nilai pendidikan dan budaya,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi publik anak. Karena itu, seluruh sekolah dasar di Kabupaten Sikka diminta aktif mengirimkan peserta terbaik mereka.

Ia menegaskan anak-anak perlu diberi ruang untuk tampil dan membangun rasa percaya diri melalui kegiatan literasi. Dari proses tersebut diharapkan lahir generasi yang cerdas, komunikatif, dan memiliki karakter kuat.

Selain melatih kemampuan berbicara di depan umum, lomba bertutur juga diarahkan untuk memperkenalkan kembali cerita rakyat kepada generasi muda. Langkah itu dinilai penting agar tradisi lisan dan kearifan lokal tidak tergerus perkembangan zaman serta arus budaya digital.

Saat ini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka mulai menyosialisasikan kegiatan ke sekolah-sekolah. Panitia juga tengah menyusun mekanisme pendaftaran peserta, jadwal pelaksanaan, dan sistem penilaian lomba.

Program tersebut menjadi bagian dari penguatan gerakan literasi daerah yang sebelumnya didukung melalui program perpustakaan, wisata literasi, dan layanan literasi berbasis masyarakat. Pemerintah daerah berharap budaya membaca tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga berkembang di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sikka menargetkan lomba bertutur tingkat SD dapat menjadi agenda tahunan daerah. Melalui kegiatan itu diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kemampuan literasi, komunikasi, dan pemahaman budaya lokal yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....