Bupati Manggarai Barat Harap Kolaborasi Gereja dan Pemerintah Kian Kuat
- 19 Mei 2026 16:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, berharap kolaborasi antara Gereja dan pemerintah semakin kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapan tersebut disampaikan dalam perayaan 75 tahun Caritas Internationalis dan 20 tahun Caritas Indonesia yang digelar di Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, Senin 18 Mei 2026.
“Saya berharap agar kolaborasi antara Gereja dan pemerintah semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Edistasius Endi.
Perayaan syukur tersebut dipimpin Presiden Caritas Internationalis, Kardinal Tarcisio Isao Kikuchi, didampingi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, bersama sejumlah uskup dari berbagai negara dan Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan umat serta delegasi Caritas dari berbagai negara anggota Caritas Internationalis. Dalam homilinya, Kardinal Kikuchi menegaskan bahwa karya Caritas merupakan bentuk nyata kasih Gereja kepada masyarakat, khususnya kelompok miskin, rentan, dan tersisih.
“Misi kita adalah mewujudkan dunia yang adil, di mana semua orang mengalami kasih, belas kasihan, dan kehidupan yang penuh,” ujar Kardinal Kikuchi.
Menurutnya, Caritas hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai pelayanan kemanusiaan, mulai dari pendampingan pengungsi, petani, anak-anak, hingga masyarakat terdampak bencana.
| Baca juga: 10 Anak di NTT Terpapar Radikalisme Digital |
“Melalui pekerjaan ini, kita bertemu dengan orang-orang, membangun hubungan antar-manusia, dan menciptakan harapan berdasarkan kasih Tuhan,” katanya.
Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, menyampaikan rasa syukur karena Indonesia dipercaya menjadi lokasi perayaan 75 tahun Caritas Internationalis.
“Perayaan syukur ini menunjukkan persaudaraan universal Gereja dan semangat berjalan bersama dalam kasih dan pelayanan,” ujarnya.
Ia berharap momentum tersebut semakin memperkuat semangat solidaritas dan pelayanan terhadap masyarakat miskin dan terpinggirkan.
“Paus Fransiskus pernah berpesan, melayani orang miskin adalah anugerah istimewa karena tidak semua memiliki kesempatan untuk menjalankan pelayanan ini,” katanya.
Sementara itu, Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Keuskupan Labuan Bajo sebagai tuan rumah kegiatan internasional tersebut.
“Sebagai Keuskupan baru, ini adalah kepercayaan dan dukungan bagi kami,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut membawa manfaat jangka panjang dalam membangun kolaborasi pelayanan kemanusiaan di Labuan Bajo dan wilayah sekitarnya.
Perayaan 75 tahun Caritas Internationalis dan 20 tahun Caritas Indonesia tersebut menjadi momentum memperkuat jejaring solidaritas dan pelayanan kemanusiaan antara Gereja, pemerintah, dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....