Komunitas Literasi Lembata Dorong Anak Kurangi Penggunaan Gawai
- 19 Mei 2026 12:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende- Relawan Komunitas Bai bereun di Kabupaten Lembata mendorong anak-anak untuk mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan melalui kegiatan literasi, belajar bersama, serta berbagai aktivitas kreatif di desa guna meningkatkan minat belajar dan membangun kebiasaan positif sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komunitas Bai Bereun, Maria Theresia Abong, dalam program CLBK RRI Pro 2 Ende, Rabu, 7 Mei 2026, yang menyebutkan bahwa saat ini banyak anak lebih menghabiskan waktu bermain gawai dan permainan daring dibandingkan melakukan aktivitas belajar maupun membaca buku.
“Anak-anak sekarang lebih banyak bermain gawai dan permainan daring, tiap pulang sekolah selalu cari hp” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong komunitas menghadirkan taman literasi di sejumlah desa sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, serta berhitung dasar melalui metode pembelajaran yang lebih menyenangkan dan interaktif.
Selain menyediakan kegiatan belajar, Komunitas Bai Bereun juga membentuk sanggar kreatif sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan keterampilan mereka setelah pulang sekolah sehingga waktu luang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas yang lebih produktif.
Program literasi dan pendampingan tersebut dijalankan di beberapa desa dengan melibatkan fasilitator lokal yang secara rutin mendampingi proses belajar anak-anak agar kegiatan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di lingkungan masyarakat desa.
Komunitas Bai Bereun berharap gerakan literasi yang terus dikembangkan itu dapat membantu anak-anak menjadi lebih aktif belajar, mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai, sekaligus membangun kebiasaan menggunakan waktu secara lebih bermanfaat untuk mendukung masa depan mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....