Petani Manggarai Mulai Gunakan Teknologi Pertanian Modern

  • 19 Mei 2026 10:56 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Petani di Kabupaten Manggarai mulai diperkenalkan dengan teknologi pertanian modern untuk mendukung peningkatan hasil pertanian.
  • Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur mengatakan modernisasi pertanian dilakukan melalui penyediaan layanan alat pertanian bagi masyarakat
  • Ferdi menjelaskan, pengelolaan alat pertanian dilakukan melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yang dibentuk di beberapa kecamatan.
  • Karena itu, pihaknya terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk penambahan alat pertanian modern.

RRI.CO.ID, Manggarai – Petani di Kabupaten Manggarai mulai diperkenalkan dengan teknologi pertanian modern untuk mendukung peningkatan hasil pertanian. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai kini menggencarkan penggunaan alat dan mesin pertanian di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur mengatakan modernisasi pertanian dilakukan melalui penyediaan layanan alat pertanian bagi masyarakat. Menurutnya, teknologi pertanian penting untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.

Ia menyebutkan, pemerintah telah menyediakan enam unit traktor roda empat, empat unit rotavator, drone pertanian, serta alat panen modern yang digunakan di sejumlah lahan pertanian. Alat tersebut dimanfaatkan untuk pengolahan lahan, penyemprotan pupuk cair, hingga proses panen.

“Petani sekarang bisa melihat langsung manfaat penggunaan alat modern dalam pertanian,” katanya, saat diwawancarai Pro 1 RRI Ende, Pada Senin, 18 Mei 2026.

Ferdi menjelaskan, pengelolaan alat pertanian dilakukan melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yang dibentuk di beberapa kecamatan. Kelompok masyarakat dan anak muda dilatih secara khusus untuk mengoperasikan serta merawat alat-alat tersebut.

Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan sistem brigade alsintan untuk membantu petani di wilayah yang belum memiliki UPJA. Petani cukup menghubungi dinas terkait jika membutuhkan layanan alat pertanian modern.

Ia mengakui masih terdapat tantangan dalam penerapan modernisasi pertanian, terutama keterbatasan jumlah alat dibanding luas lahan sawah di Manggarai. Karena itu, pihaknya terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk penambahan alat pertanian modern.

“Kami berharap semakin banyak petani yang memanfaatkan teknologi pertanian agar produktivitas meningkat dan pertanian menjadi sektor yang menjanjikan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....