Bupati Ende Ajak ASN Jadi Pelopor Tertibkan Pasar Mbongawani

  • 19 Mei 2026 08:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Pemerintah Kabupaten Ende mulai menerapkan langkah baru untuk menata ketertiban di Pasar Mbongawani. Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H., M.H. menginstruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak berbelanja kepada pedagang yang masih berjualan di bahu jalan maupun lokasi terlarang lainnya.

Instruksi tersebut disampaikan saat Apel Kerja Mingguan di Ende, Senin 18 Mei 2026. Kebijakan itu diambil sebagai upaya mengurangi kemacetan dan aktivitas perdagangan yang dinilai semakin semrawut di sekitar kawasan pasar.

Bupati mengatakan ASN harus menjadi contoh dalam mendukung program penataan pasar yang sedang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, perubahan tidak akan berjalan maksimal jika masyarakat masih terus membeli barang dari pedagang yang berjualan di luar area resmi pasar.

“ASN harus terlebih dahulu kasih contoh dan sampaikan kepada masyarakat lainnya untuk tidak membeli dari pedagang yang berjualan di sembarang tempat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Ia menjelaskan, pemerintah sebenarnya telah menyediakan lapak yang layak bagi para pedagang di dalam area Pasar Mbongawani. Namun, sebagian pedagang masih memilih berjualan di badan jalan karena dianggap lebih mudah menjangkau pembeli.

Kondisi tersebut membuat ruas jalan di sekitar Pasar Mbongawani sering dipadati aktivitas jual beli, terutama pada jam sibuk. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan kawasan pasar terlihat tidak tertata.

Ia mengungkapkan, selain menginstruksikan ASN untuk tidak berbelanja di bahu jalan, pemerintah juga akan meningkatkan pengawasan terhadap pedagang yang masih melanggar aturan. Razia berkala disebut akan dilakukan untuk menekan aktivitas jual beli di lokasi terlarang.

“Akan dilakukan razia berkala bagi pedagang yang jualan di sembarang tempat dan dikenakan denda,” ucapnya.

Ia menambahkan, langkah ini menjadi strategi baru Pemerintah Kabupaten Ende setelah penertiban fisik sebelumnya belum memberikan hasil maksimal. Sejumlah pedagang diketahui kembali berjualan di badan jalan tidak lama setelah petugas selesai melakukan penertiban.

Pemerintah berharap keterlibatan ASN dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk mendukung penataan Pasar Mbongawani. Dengan pasar yang lebih tertib, aktivitas ekonomi warga diharapkan tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....