Bawaslu Sikka Gandeng Gelora Perkuat Pengawasan Demokrasi

  • 13 Mei 2026 15:14 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sikka memperkuat koordinasi pengawasan demokrasi dengan menyambangi DPD Partai Gelora Kabupaten Sikka di Jalan Sultan Hasanuddin, Beru, Kecamatan Alok Timur, Selasa 12 Mei 2026. Pertemuan itu menjadi bagian dari agenda penguatan komunikasi kelembagaan di luar tahapan pemilu.

Konsolidasi dipimpin Ketua Bawaslu Sikka, Florita Idah Djuang, bersama jajaran komisioner dan staf. Kedatangan rombongan disambut pengurus DPD Partai Gelora Kabupaten Sikka dalam suasana dialog terbuka dan konstruktif.

Florita mengatakan Partai Gelora menjadi partai politik pertama yang dikunjungi Bawaslu Sikka sepanjang 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun sinergi lebih awal antara lembaga pengawas dan peserta politik.

Menurutnya, penguatan koordinasi diperlukan agar proses demokrasi di daerah tetap berjalan jujur, adil, dan berintegritas. Bawaslu juga ingin membangun pemahaman bersama terkait pola pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

“Tujuan utama konsolidasi ini untuk memperkuat koordinasi dan membangun pemahaman bersama terkait pengawasan demokrasi,” ujar Florita. Ia menilai komunikasi yang baik dapat mencegah potensi pelanggaran sejak dini.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama, mulai dari pencegahan politik uang hingga penyebaran hoaks politik. Selain itu, mekanisme penyelesaian sengketa pemilu sesuai jalur hukum turut mendapat perhatian bersama.

Anggota Bawaslu Sikka, Muhajir Latif, menilai praktik politik uang masih menjadi ancaman serius bagi kualitas demokrasi lokal. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sebelum memasuki tahapan politik yang lebih intensif.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak merusak kedaulatan pemilih,” kata Muhajir. Ia menegaskan praktik transaksional berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap proses pemilu.

Sementara itu, anggota Bawaslu lainnya, Yohanes Ariski, menekankan pentingnya edukasi regulasi pemilu kepada masyarakat. Menurut dia, pemahaman hukum yang baik akan mendorong penyelesaian sengketa dilakukan secara konstitusional.

Ketua DPD Partai Gelora Sikka, Nasir Thamrin, menyebut pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi penting antara pengawas pemilu dan partai politik. Ia menilai penguatan koordinasi dapat membantu menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Sikka.

“Kami melihat ini sebagai langkah positif untuk membangun komunikasi dan menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Sikka,” ujarnya. Nasir berharap komunikasi lintas kelembagaan terus dijaga secara berkelanjutan.

Sorotan terhadap praktik politik uang juga disampaikan Ketua DPC Gelora Kecamatan Bola, Vinsensius. Ia meminta pengawasan dan penindakan diperkuat karena praktik tersebut dinilai masih ditemukan di tengah masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat pengawasan partisipatif dan menjaga iklim demokrasi yang sehat di Kabupaten Sikka. Pengurus partai dan jajaran Bawaslu sepakat komunikasi tidak berhenti pada forum formal, melainkan berlanjut dalam kerja sama penguatan demokrasi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....