Wabup Matim Tinjau Cross Way Wae Musur Putus Diterjang Banjir

  • 13 Mei 2026 14:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsi Sjukur, meninjau lokasi Cross Way Wae Musur hilir yang putus akibat banjir bandang. Peninjauan dilakukan Rabu, 13 Mei 2026, setelah banjir melanda wilayah tersebut sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari.

Banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Manggarai Timur dalam durasi cukup panjang sejak malam sebelumnya. Arus deras sungai menyebabkan kerusakan serius pada bangunan cross way yang berada di kawasan hilir Kali Wae Musur.

Bentangan kerusakan pada akses penghubung tersebut diperkirakan mencapai lebih dari dua puluh lima meter akibat terjangan banjir bandang. Kerusakan itu mengakibatkan jalur penghubung antarwilayah tidak dapat dilalui kendaraan maupun aktivitas masyarakat setempat untuk sementara waktu.

Cross way tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung wilayah pesisir selatan dari Desa Bea Ngencung menuju Desa Compang Ndejing. Jalur tersebut juga menghubungkan Kecamatan Rana Mese dengan wilayah Kecamatan Borong di Kabupaten Manggarai Timur secara langsung.

Selain itu, akses tersebut menjadi penghubung menuju wilayah Iteng, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai dari arah Kota Borong. Putusnya jalur penghubung menyebabkan mobilitas masyarakat serta distribusi kebutuhan warga di wilayah terdampak mengalami hambatan sementara.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Manggarai Timur didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah terkait penanganan infrastruktur daerah. Pemerintah daerah meninjau langsung kondisi kerusakan guna memastikan langkah penanganan darurat segera dilakukan pada lokasi terdampak banjir.

Wabup Tarsi Sjukur meminta Dinas PUPR Manggarai Timur segera melakukan langkah tanggap darurat pada lokasi kerusakan tersebut. Penanganan sementara dinilai penting agar aktivitas masyarakat yang menghubungkan kedua wilayah dapat kembali berjalan meskipun terbatas nantinya.

Menurutnya, tindakan cepat perlu dilakukan sambil menunggu hasil perhitungan teknis dari dinas terkait mengenai penanganan permanen infrastruktur. Pemerintah daerah juga berupaya memastikan akses masyarakat tidak terputus terlalu lama akibat kerusakan fasilitas penghubung tersebut.

Kondisi kerusakan cross way menarik perhatian warga karena jalur tersebut memiliki peran penting mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk melihat langsung dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut.

Pembangunan cross way di Kali Wae Musur sebelumnya dikerjakan Kodim 1612 Manggarai melalui program TMMD ke-116 tahun 2023. Pembangunan dilakukan bersama masyarakat sebagai upaya mempercepat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Manggarai Timur dan sekitarnya.

Peletakan batu pertama pembangunan cross way tersebut dilaksanakan pada Mei 2023 sebagai bagian program pembangunan infrastruktur pedesaan. Keberadaan fasilitas itu selama ini membantu memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian antarwilayah di Manggarai Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....