Tradisi Pedang Pora Iringi Purnatugas Wakapolda NTT Brigjen Baskoro
- 12 Mei 2026 14:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Kupang - Kapolda Nusa Tenggara Timur memimpin tradisi pedang pora pelepasan Wakapolda Brigjen Polisi Purnawirawan Baskoro Tri Prabowo di Kupang. Upacara berlangsung khidmat di Markas Polda Nusa Tenggara Timur, Selasa 12 Mei 2026 pagi, disaksikan pejabat utama serta seluruh personel kepolisian.
Tradisi pelepasan tersebut menjadi penghormatan institusi kepada perwira tinggi Polri setelah menuntaskan pengabdian panjang bagi negara dan masyarakat. Prosesi pedang pora diikuti jajaran personel Polda Nusa Tenggara Timur dengan suasana haru menyelimuti seluruh peserta upacara pagi.
Kapolda Inspektur Jenderal Polisi Rudi Darmoko membacakan pernyataan resmi pelepasan dihadapan pejabat utama dan anggota kepolisian daerah tersebut. Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Brigjen Baskoro selama menjalankan tugas kepolisian di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Dalam pernyataannya, Kapolda resmi melepas Brigjen Baskoro sebagai purnawirawan Polri terhitung sejak Selasa pagi, hari ini di Kupang. Ia juga menyampaikan doa serta ucapan terima kasih atas pengabdian Brigjen Baskoro kepada institusi kepolisian nasional selama bertugas.
Kegiatan berikutnya diisi pengalungan bunga serta penyematan pin penghormatan langsung oleh Kapolda kepada Brigjen Baskoro di Mapolda NTT. Penyerahan buket bunga turut mewarnai suasana emosional ketika pejabat dan anggota memberikan penghormatan terakhir kepada purnawirawan tersebut bersama.
Pelepasan Wakapolda Nusa Tenggara Timur dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri mengenai mutasi jabatan tertanggal tujuh Mei tahun 2026. Surat telegram tersebut menetapkan Brigjen Baskoro menjadi perwira tinggi Polda Nusa Tenggara Timur menjelang masa pensiun resmi beliau.
Suasana semakin emosional ketika prosesi payung pora mengiringi langkah Brigjen Baskoro meninggalkan lingkungan Markas Polda setempat siang tadi. Sejumlah anggota kepolisian terlihat menahan haru sambil memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Wakapolda Nusa Tenggara Timur tersebut kemarin.
Kapolda Nusa Tenggara Timur turut membacakan puisi penghormatan sebelum meninggalkan lingkaran payung pora bersama Brigjen Baskoro secara perlahan. Puisi tersebut menggambarkan penghormatan mendalam terhadap loyalitas dan pengabdian Brigjen Baskoro selama bertugas melayani masyarakat daerah Nusa Tenggara.
Prosesi pelepasan ditutup keberangkatan Brigjen Baskoro menggunakan kendaraan Brimob Wakapolda sambil diiringi lambaian seluruh anggota kepolisian daerah setempat. Brigjen Baskoro dikenal sebagai pemimpin humanis dan berdedikasi tinggi selama menjalankan tugas kepolisian di Nusa Tenggara Timur sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....