Duka yang Menjadi Berkat, Refleksi Iman dalam Mutiara Pagi Katolik RRI Ende
- 12 Mei 2026 07:29 WIB
- Ende
Poin Utama
- Trifonsa Sero mengajak umat untuk memahami bahwa setiap penderitaan dan kesedihan yang dialami manusia tidak selalu berakhir dengan kehancuran, tetapi dapat menjadi jalan menuju rahmat dan pengharapan baru bersama Tuhan.
- “Kesedihan bukan akhir dari segalanya. Dalam iman, duka dapat menjadi jalan Tuhan untuk membentuk pribadi yang lebih kuat, lebih sabar, dan semakin dekat dengan-Nya,” ujarnya.
- Melalui refleksi pagi tersebut, umat diharapkan mampu memaknai setiap pengalaman hidup secara positif serta tetap setia berjalan bersama Tuhan dalam situasi apa pun.
RRI.CO.ID,Ende — Program Mutiara Pagi Agama Katolik kembali hadir memberikan penguatan iman bagi umat Katolik melalui siaran rohani yang disampaikan oleh Trifonsa Sero, S.Ag., Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Ende, Selasa,12 Mei 2026. Mengangkat tema “Duka yang Menjadi Berkat”, Trifonsa Sero mengajak umat untuk memahami setiap penderitaan dan kesedihan yang dialami manusia tidak selalu berakhir dengan kehancuran.
Menurutnya penderitaan dan kesedihan dapat menjadi jalan menuju rahmat dan pengharapan baru bersama Tuhan. Renungan tersebut didasarkan pada Injil Yohanes 16:5-11, ketika Yesus menyampaikan kepada para murid tentang kepergian-Nya kepada Bapa.
Situasi itu membuat para murid dipenuhi kesedihan. Namun Yesus menegaskan bahwa kepergian-Nya justru membawa kebaikan karena Roh Penolong akan datang menyertai mereka.
Menurut Trifonsa Sero, peristiwa hidup yang menyakitkan sering kali membuat manusia merasa kehilangan arah dan harapan. Akan tetapi, sebagai orang beriman, umat diajak untuk percaya bahwa Tuhan selalu memiliki rencana yang indah di balik setiap duka.
“Kesedihan bukan akhir dari segalanya. Dalam iman, duka dapat menjadi jalan Tuhan untuk membentuk pribadi yang lebih kuat, lebih sabar, dan semakin dekat dengan-Nya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga iman dan pengharapan di tengah berbagai persoalan hidup, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun kehidupan sosial. Roh Kudus, lanjutnya, akan selalu menuntun umat untuk menemukan kekuatan dan damai sejati.
Melalui refleksi pagi tersebut, umat diharapkan mampu memaknai setiap pengalaman hidup secara positif serta tetap setia berjalan bersama Tuhan dalam situasi apa pun. Program Mutiara Pagi Agama Katolik rutin hadir sebagai sarana pewartaan iman dan pembinaan rohani bagi masyarakat, khususnya umat Katolik di Kabupaten Ende dan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....