Uskup Labuan Bajo Persembahkan Gelar Profesor bagi Pelindung Keuskupan
- 11 Mei 2026 21:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Uskup Labuan Bajo, Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, mempersembahkan gelar akademik tertinggi sebagai Guru Besar kepada Maria Dikandung Tanpa Noda selaku Pelindung Keuskupan Labuan Bajo.
Momentum bersejarah ini ditandai dengan pengukuhan dirinya sebagai Profesor pertama dari kalangan tokoh agama di Nusa Tenggara Timur yang berlangsung khidmat dalam Sidang Senat Terbuka di Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, Jumat 8 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Prof. Maksimus Regus mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena momen bersejarah ini bertepatan dengan peringatan satu tahun masa kepausan Paus Leo XIV. "Saya tidak menyangka bahwa hari ini, 8 Mei, juga menjadi hari ulang tahun pertama masa kepausan Paus Leo XIV," ungkapnya.
Sebagai bentuk pengabdian spiritual, Mgr. Maksimus mempersembahkan gelar profesor tersebut kepada Maria Dikandung Tanpa Noda, yang merupakan pelindung Keuskupan Labuan Bajo. "Gordon yang saya terima hari ini, saya persembahkan kepada Maria Dikandung Tanpa Noda sebagai Pelindung Keuskupan Labuan Bajo," ungkapnya.
Dengan pencapaian ini, Mgr. Maksimus Regus melengkapi daftar uskup di Indonesia yang memiliki kualifikasi akademik profesor, menyusul jejak Mgr. Adrianus Sunarko, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, dan Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo.
Sementara, dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Meneropong Agama di Era Post-Antroposen: Menuju Kajian Trans-Sosiologis”, Profesor Maksimus menyoroti krisis global yang kini tidak hanya terbatas pada masalah ekologi, tetapi telah menyentuh dimensi moral dan peradaban.
"Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi krisis peradaban yang menyentuh dimensi moral, sosial, dan spiritual manusia," katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di tengah ketidakpastian dunia, agama tetap memegang peranan krusial sebagai kekuatan reflektif. Melalui pendekatan trans-sosiologis, Prof. Maksimus menawarkan integrasi lintas disiplin ilmu untuk memahami peran agama dalam menghadapi perubahan global yang kian kompleks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....