Konflik Warga di Adonara Timur Kembali Pecah, Tujuh Orang Terluka

  • 11 Mei 2026 17:16 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Bentrok susulan antara warga Dusun Bele (Desa Waiburak) dan Dusun Lewonara (Desa Narasaosina), Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, kembali terjadi pada Sabtu malam, 9 Mei 2026. Akibat bentrokan tersebut, tujuh warga dilaporkan terluka dan sembilan rumah terbakar.

Aparat gabungan TNI dan Polri kini melakukan pengamanan ketat di lokasi kejadian untuk mencegah konflik meluas. Situasi di wilayah tersebut dilaporkan mulai berangsur kondusif meski ketegangan antarwarga masih terasa.

Sejumlah warga menyebut bentrokan melibatkan masyarakat yang membawa parang hingga senjata rakitan. Konflik dipicu sengketa kepemilikan tanah yang hingga kini belum menemukan penyelesaian.

Menurut warga setempat, konflik antar kedua desa sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan sebelumnya juga telah melakukan mediasi, namun bentrokan kembali pecah.

Direktur Rumah Sakit Pratama Adonara, Danny Gunawan, mengonfirmasi tujuh warga mengalami luka akibat bentrokan tersebut. Tiga orang di antaranya dirujuk ke RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka untuk penanganan lebih lanjut.

“Satu orang luka tembak di dada, sudah rujuk semalam. Pagi ini ada lima orang datang ke rumah sakit, tiga orang dirujuk ke Larantuka, luka tembak di bokong dan paha,” katanya.

Sementara itu, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, menegaskan pemerintah daerah tidak akan memberikan bantuan kepada pihak-pihak yang terlibat konflik. Ia menilai perang merupakan pilihan masyarakat sehingga seluruh konsekuensi harus ditanggung masing-masing pihak.

“Sudah berulang kali menyampaikan bahwa keputusan untuk berperang adalah pilihan mereka sendiri. Karena itu, biaya rumah sakit harus ditanggung oleh masyarakat desa masing-masing,” ujar Antonius Doni Dihen.

Ia menambahkan pemerintah tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun berharap konflik serupa tidak kembali terjadi. Aparat keamanan juga diminta meningkatkan pengawasan guna mencegah bentrokan susulan di wilayah Adonara Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....