Gelombang Laut Sedang Berpotensi Terjadi di Perairan NTT
- 11 Mei 2026 15:35 WIB
- Ende
Poin Utama
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Nusa Tenggara Timur yang berlaku Senin, 11 Mei 2026
- Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Nimrot Adipapa, mengatakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan NTT.
- Menurutnya, kondisi gelombang tersebut berisiko tinggi terhadap aktivitas pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan dan kapal kecil.
- BMKG menegaskan kewaspadaan terhadap angin kencang dan gelombang tinggi penting dilakukan guna mencegah risiko kecelakaan pelayaran.
RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Nusa Tenggara Timur yang berlaku Senin, 11 Mei 2026. Masyarakat pesisir dan nelayan diminta mewaspadai potensi gelombang laut sedang di sejumlah perairan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Nimrot Adipapa, mengatakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan NTT. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga 12 Mei 2026 pukul 08.00 WITA.
Hal ini disampaikannya bersama Pro 1 RRI Ende saat info cuaca edisi Senin, 11 Mei 2026. Ia menjelaskan wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang meliputi Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, dan perairan selatan Sumba.
Selain itu, perairan Sabu Raijua, perairan utara Rote Ndao, serta perairan selatan dan timur Rote juga perlu diwaspadai. Menurutnya, kondisi gelombang tersebut berisiko tinggi terhadap aktivitas pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan dan kapal kecil.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati sebelum melakukan aktivitas melaut. BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca di wilayah perairan NTT umumnya cerah hingga berawan.
Sementara angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan mencapai 15 hingga 55 kilometer per jam. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi cuaca maritim terbaru yang dikeluarkan BMKG.
Nelayan juga diminta menunda aktivitas melaut apabila kondisi cuaca dinilai kurang bersahabat. Selain itu, masyarakat pesisir diharapkan tetap mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.
BMKG menegaskan kewaspadaan terhadap angin kencang dan gelombang tinggi penting dilakukan guna mencegah risiko kecelakaan pelayaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....