Dinkes Matim Audit Penyebab Kematian Ibu dan Bayi
- 11 Mei 2026 12:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memaparkan hasil Audit Maternal Perinatal Surveylans dan Respon terkait kematian ibu dan bayi, Jumat 8 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan tersebut bertujuan mengidentifikasi penyebab kematian sekaligus merumuskan langkah pencegahan kasus serupa di daerah.
Audit dilakukan karena sebagian besar kasus kematian ibu dan bayi sebenarnya masih dapat dicegah melalui pelayanan kesehatan yang lebih optimal. Metode AMPSR tidak hanya menelusuri penyebab medis, tetapi juga mengkaji faktor sosial serta hambatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Tim audit melibatkan dokter spesialis anak, dokter spesialis kandungan, dan tenaga bidan untuk mengkaji setiap kasus secara komprehensif dan menyeluruh. Hasil audit kemudian menjadi dasar penyusunan rekomendasi konkret guna memperbaiki mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak di Manggarai Timur.
Dokter spesialis kandungan, dr Yohana Joni, menyampaikan sejumlah faktor medis menjadi penyebab utama tingginya angka kematian ibu di daerah tersebut. Faktor tersebut meliputi keterlambatan pengobatan, pemantauan pasien yang tidak adekuat, serta keterbatasan fasilitas transfusi darah dan obat emergensi.
Selain faktor medis, audit juga menemukan sejumlah faktor nonmedis yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu di Manggarai Timur. Beberapa di antaranya persalinan di rumah, kurangnya pemahaman tanda bahaya kehamilan, dan belum optimalnya penerapan standar pelayanan kesehatan.
Tim audit merekomendasikan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan terutama bidan melalui pelatihan antenatal care berkualitas dan drill kegawatdaruratan maternal secara rutin. Evaluasi berkala terhadap kepatuhan pengisian partograf serta pengawasan pelayanan persalinan juga menjadi perhatian utama dalam rekomendasi tersebut.
Bagi pimpinan fasilitas kesehatan, tim pengkaji mendorong pembentukan tim AMPSR rumah sakit dan pelaksanaan audit maksimal tiga hari setelah kejadian. Rumah sakit dan puskesmas juga diminta melengkapi fasilitas transfusi darah, obat emergensi, serta mengaktifkan sistem code blue pelayanan.
Tim audit turut merekomendasikan peningkatan peran kader posyandu, PKK, dan tokoh masyarakat dalam mendampingi ibu hamil serta masa nifas. Sosialisasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan dan persalinan di fasilitas kesehatan dinilai penting menekan angka kematian ibu dan bayi.
Pemerintah daerah juga didorong membuat regulasi yang mewajibkan pemeriksaan kehamilan sejak dini dan persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan resmi. Dinas Kesehatan diminta mempertegas standar pelayanan antenatal care sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan kepada seluruh fasilitas kesehatan daerah.
Dokter spesialis anak, dr Stephany Adrian, mengungkapkan sejumlah persoalan menjadi penyebab tingginya angka kematian bayi di Kabupaten Manggarai Timur. Persoalan tersebut meliputi persalinan oleh dukun, rendahnya kemampuan resusitasi bayi, serta keterbatasan alat dan obat di puskesmas.
Tim audit merekomendasikan pengaktifan kembali Desa Siaga dan rumah tunggu puskesmas guna mempercepat penanganan ibu hamil berisiko tinggi. Selain itu, tenaga kesehatan juga diminta rutin melakukan drill emergensi dan memperkuat koordinasi rujukan bersama rumah sakit rujukan.
Pemerintah daerah juga didorong memperkuat kerja sama bersama tokoh agama dalam pendidikan kesehatan reproduksi bagi kalangan remaja di masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah perkawinan dini serta meningkatkan pemahaman kesehatan ibu dan anak sejak usia remaja.
Data Dinas Kesehatan menunjukkan angka kematian ibu di Manggarai Timur tahun 2024 mencapai sepuluh kasus dengan tujuh puluh empat kematian bayi. Pada tahun 2025 tercatat lima kematian ibu dan tujuh puluh kasus kematian bayi, sedangkan 2026 hingga April terdapat tiga kematian ibu dan tiga puluh kematian bayi.
Melalui audit tersebut, pemerintah daerah berharap berbagai faktor penyebab kematian dapat diidentifikasi sehingga intervensi penanganan dilakukan lebih efektif dan tepat. Hasil rekomendasi audit juga diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi di Manggarai Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....