Kasih yang Menghidupkan, Umat Diajak Hidupi Sabda Yohanes 14:15-21
- 10 Mei 2026 19:42 WIB
- Ende
Poin Utama
- Veronika mengatakan bahwa kasih sejati tidak hanya diungkapkan melalui kata-kata, tetapi diwujudkan melalui ketaatan kepada perintah Tuhan.
- Menurutnya, Yesus mengajarkan bahwa setiap orang yang mengasihi-Nya akan menjaga dan melaksanakan ajaran-Nya dalam kehidupan nyata.
- “Kasih Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia. Karena itu, umat dipanggil untuk menjadi pembawa kasih dan terang bagi sesama,” katanya.
RRI.CO.ID,Ende — Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Ende, Veronika Nggelo, S.Ag mengajak umat Katolik untuk menghidupi kasih dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana tertuang dalam Injil Yohanes 14:15-21. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Mimbar Agama Katolik yang mengangkat tema “Kasih yang Menghidupkan.”
Dalam renungannya,Minggu 10 Mei 2026, Veronika mengatakan bahwa kasih sejati tidak hanya diungkapkan melalui kata-kata, tetapi diwujudkan melalui ketaatan kepada perintah Tuhan. Menurutnya, Yesus mengajarkan bahwa setiap orang yang mengasihi-Nya akan menjaga dan melaksanakan ajaran-Nya dalam kehidupan nyata.
“Kasih yang menghidupkan adalah kasih yang menghadirkan damai, pengharapan, dan kepedulian terhadap sesama. Ketika kita hidup dalam kasih Tuhan, maka hidup kita juga menjadi berkat bagi orang lain,” ujarnya. Ia menjelaskan, dalam Yohanes 14:15-21, Yesus memberikan janji akan kehadiran Roh Kudus sebagai penolong dan penghibur bagi umat-Nya. Roh Kudus, lanjutnya, akan membimbing umat untuk tetap setia, kuat dalam iman, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Veronika juga mengajak umat agar terus membangun hubungan yang erat dengan Tuhan melalui doa, membaca Kitab Suci, serta memperkuat semangat pelayanan dan persaudaraan di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai kasih yang diajarkan Kristus harus menjadi dasar dalam membangun kehidupan keluarga, lingkungan, maupun kehidupan sosial yang harmonis.
“Kasih Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia. Karena itu, umat dipanggil untuk menjadi pembawa kasih dan terang bagi sesama,” katanya. Melalui Mimbar Agama Katolik tersebut, diharapkan umat semakin memahami makna kasih Kristiani yang mampu menghidupkan, menguatkan, dan membawa damai dalam kehidupan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....