Sekolah Inklusi di NTT Belum Siap Layani Kebutuhan Disabilitas
- 10 Mei 2026 11:46 WIB
- Ende
Poin Utama
- Banyak sekolah inklusi di NTT belum didukung tenaga pendidik yang kompeten.
- Pelatihan guru 3 bulan dinilai tidak cukup menangani siswa disabilitas.
- Pendataan lengkap disabilitas diperlukan untuk perbaikan kebijakan pendidikan.
RRI.CO.ID, Ende – Implementasi pendidikan inklusif di Nusa Tenggara Timur masih menghadapi tantangan serius, terutama dalam menjawab kebutuhan riil penyandang disabilitas di ruang belajar. Persoalan tidak hanya berhenti pada akses masuk sekolah, tetapi juga menyangkut kesiapan sistem pendidikan itu sendiri.
Ketua NPC NTT, Victor Haning, dalam program Ruang Disabilitas dan Inklusi bersama RRI Ende, Sabtu 2 Mei 2026 menilai layanan pendidikan inklusif belum sepenuhnya berjalan efektif. Ia menyebut banyak sekolah telah menyandang status inklusi, namun belum diikuti kesiapan yang memadai di lapangan.
Keragaman jenis disabilitas, menurutnya, menuntut pendekatan pendidikan yang berbeda dan tidak bisa diseragamkan. Anak dengan disabilitas ringan, sedang, hingga berat memiliki kebutuhan pembelajaran yang spesifik.
“Pelatihan singkat selama tiga bulan tidak cukup untuk menangani kebutuhan pendidikan penyandang disabilitas,” kata Victor.
Ia menekankan tenaga pendidik perlu dipersiapkan melalui pendidikan khusus yang terstruktur. Pembukaan jurusan Pendidikan Luar Biasa di perguruan tinggi dinilai penting agar guru memiliki kesiapan teori sekaligus pengalaman praktik.
Selain itu, pemerintah didorong melakukan pendataan menyeluruh berdasarkan nama, alamat, foto, dan jenis disabilitas agar kebutuhan pendidikan dapat dipetakan secara akurat. “Pendataan harus dilakukan by name, by address, by photo, dan by disability,” ujar Victor.
Ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan layanan di sekolah formal, di mana sebagian anak disabilitas belum mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan inklusif tidak cukup hadir sebagai kebijakan, tetapi harus didukung kesiapan nyata di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....