Damkar Sikka Latih Penanganan Kebakaran di Kampus
- 09 Mei 2026 17:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Tim Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Sikka menggelar pelatihan serta simulasi penanganan kebakaran di Kampus Politeknik Cristo Re Maumere, Jumat 8 Mei 2026. Kegiatan itu melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat kebakaran di lingkungan kampus.
Simulasi berlangsung di area kampus dengan menghadirkan berbagai metode penanganan api. Para peserta diperkenalkan langsung pada teknik pemadaman sederhana hingga penggunaan alat pemadam modern.
Pelatihan diawali dengan penanganan api secara manual menggunakan peralatan sederhana. Setelah itu, peserta mempraktikkan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan sumber api yang telah disiapkan petugas.
Tidak hanya itu, simulasi juga mencakup proses evakuasi saat terjadi kebakaran dan penanganan api liar. Mahasiswa dan dosen tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik yang dipandu personel Damkar Sikka.
Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo, mengapresiasi keterlibatan tim Damkar yang bersedia memberikan pelatihan di lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bekal penting bagi civitas akademika dalam menghadapi potensi kebakaran.
Ia mengatakan, pemahaman mengenai penggunaan APAR perlu dimiliki seluruh dosen dan mahasiswa. Dengan kemampuan dasar itu, penanganan awal kebakaran dapat dilakukan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Kepala Bidang Damkar Sikka, Karaeng Corebima S.Pd menjelaskan, materi pelatihan mencakup pengenalan jenis-jenis APAR dan tata cara penggunaannya. Peserta juga diberi kesempatan mempraktikkan langsung teknik memadamkan api secara bergantian.
Selain menggunakan APAR, petugas memperagakan metode pemadaman dengan karung goni basah. Cara tersebut dinilai efektif untuk menangani api skala kecil dalam kondisi darurat.
Karaeng menambahkan, pelatihan ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi pemadam kebakaran. Ia menyebutkan, Damkar memiliki tanggung jawab dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat, hingga penanganan bahan berbahaya dan beracun.
Melalui simulasi tersebut, pihak kampus dan Damkar Sikka berharap tercipta budaya tanggap bencana di lingkungan pendidikan. Kolaborasi itu juga diharapkan mampu mempercepat penanganan awal apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran di area kampus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....