Rekoleksi Imam Keuskupan Maumere Berlangsung Khidmat dan Aman

  • 07 Mei 2026 07:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Suasana tenang dan penuh kekhusyukan menyelimuti Wisma Nasaret Nelle, Desa Nelle Lorang, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, Rabu 6 Mei 2026. Para imam dari berbagai wilayah Keuskupan Maumere berkumpul dalam kegiatan rekoleksi untuk memperdalam iman dan meneguhkan kembali panggilan pelayanan mereka.

Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Maumere itu dipimpin langsung oleh Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu. Rekoleksi menjadi ruang refleksi batin bagi para imam di tengah dinamika pelayanan pastoral yang terus berkembang.

Sejak pukul 08.00 WITA, jajaran Polsek Nelle turut melakukan monitoring dan pengamanan di lokasi kegiatan. Personel yang terlibat antara lain Kanit Intelkam, Kanit Propam, dan Kanit Binmas guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.

Selain Uskup Maumere, kegiatan itu juga dihadiri Vikaris Jenderal Pater Buyung O.Carm, Direktur Puspas RD. Jhon Eo Towa, para pastor paroki, pastor rekan, hingga para frater TOP. Kehadiran mereka mencerminkan soliditas internal Gereja Katolik Keuskupan Maumere dalam memperkuat pelayanan rohani kepada umat.

Dalam rekoleksi tersebut, para imam diajak memasuki keheningan untuk mengevaluasi perjalanan panggilan hidup imamat mereka. Refleksi itu menjadi penting agar pelayanan yang dijalankan tetap berakar pada nilai-nilai ajaran Kristus.

Para peserta juga diajak meninjau kembali relasi pribadi dengan Tuhan serta kesetiaan terhadap semangat awal panggilan imamat. Momentum ini dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan pastoral di tengah tantangan sosial yang terus berubah.

Tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, rekoleksi juga dimaknai sebagai wadah mempererat persaudaraan antarsimam. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan diharapkan mampu memperkuat fondasi pelayanan Gereja di tengah masyarakat.

Di sisi lain, keterlibatan aparat kepolisian dalam pengamanan kegiatan mendapat apresiasi dari peserta. Kehadiran Polsek Nelle dinilai menunjukkan sinergi yang baik antara institusi negara dan kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.

Pendekatan humanis yang ditunjukkan aparat kepolisian turut menciptakan rasa aman selama kegiatan berlangsung. Hal itu sekaligus mempertegas peran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, termasuk dalam aktivitas spiritual umat.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 14.00 WITA, seluruh rangkaian rekoleksi berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Situasi yang tetap aman dan kondusif menjadi penanda kuatnya komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan kekhusyukan kegiatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....