Rutan Bajawa dan Damkar Ngada Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran

  • 06 Mei 2026 19:20 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada - Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bajawa melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngada pada Senin 4 Mei 2026. Kunjungan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antarlembaga dalam upaya pencegahan kebakaran di lingkungan pemasyarakatan yang berisiko tinggi.

Kepala Rutan Bajawa Panji Wicaksono hadir bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Zulkifli Ahmad dalam agenda tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat jajaran Dinas Pol PP dan Kebakaran Kabupaten Ngada yang bertugas menangani pencegahan serta penanggulangan kebakaran.

Panji menjelaskan kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana menghadapi potensi kebakaran di dalam rutan. Ia menekankan keamanan rutan tidak hanya berkaitan pencegahan pelarian warga binaan tetapi juga perlindungan terhadap ancaman kebakaran.

Menurut Panji, koordinasi lintas instansi menjadi kunci penting dalam menyusun langkah mitigasi bencana yang terukur dan efektif. Ia menegaskan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan agar risiko kebakaran dapat diminimalisir melalui deteksi dini dan respons cepat.

Pihak Satdamkar Kabupaten Ngada menyambut positif langkah proaktif Rutan Bajawa dalam memperkuat aspek keselamatan lingkungan pemasyarakatan. Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana inspeksi rutin alat pemadam api ringan serta pelatihan teknis bagi petugas rutan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Inspeksi Yance Bota mengapresiasi kesadaran Rutan Bajawa terhadap pentingnya standar keselamatan kebakaran. Ia menyebut tugas utama pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui edukasi teknis.

Yance menambahkan pihaknya siap memberikan dukungan berupa inspeksi kelayakan sarana proteksi kebakaran serta pelatihan respons darurat bagi petugas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan petugas rutan dalam menghadapi situasi kebakaran secara cepat dan tepat.

Kegiatan koordinasi diakhiri dengan komitmen bersama untuk melaksanakan simulasi penanganan kebakaran dalam waktu dekat secara terencana. Simulasi tersebut bertujuan memastikan seluruh petugas memahami penggunaan alat pemadam serta jalur evakuasi secara efektif dan terstruktur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....