Banyak Siswa Kabupaten Sikka Belum Lancar Membaca Dasar

  • 06 Mei 2026 09:50 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Banyak siswa kelas awal di Sikka belum lancar membaca.
  • Skor literasi Sikka 58,43, belum masuk 10 besar NTT.
  • Pemda terapkan gerakan 30 menit membaca di sekolah.

RRI.CO.ID, Sikka – Banyak siswa kelas awal di Kabupaten Sikka belum lancar membaca, kondisi ini menjadi ancaman serius bagi kualitas pendidikan dasar. Masalah tersebut berpotensi menghambat kemampuan belajar pada jenjang berikutnya.

Kondisi tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sikka, Very Awales, dalam wawancara bersama RRI Ende pada Program Florata Pagi, Rabu, 29 April 2026. Ia menegaskan persoalan itu banyak ditemukan pada siswa kelas 1 dan 2.

Ia menjelaskan kemampuan membaca yang lemah tidak terlepas dari rendahnya tingkat kegemaran membaca di daerah. Berdasarkan Survei Tingkat Kegemaran Membaca 2025, skor Kabupaten Sikka tercatat 58,43 dan belum masuk 10 besar di NTT.

Kondisi ini berdampak langsung pada proses pembelajaran di kelas. Siswa berisiko tertinggal dalam memahami materi pelajaran lain.

Pada level nasional, data Badan Pusat Statistik tahun 2026 menunjukkan Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat tingkat kegemaran membaca tertinggi dengan skor 62,05. Capaian ini berada di atas rata-rata nasional sebesar 54,80.

Namun capaian tersebut belum merata hingga tingkat kabupaten. Kabupaten Sikka masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas literasi dasar.

Sebagai respons, pemerintah daerah menetapkan gerakan 30 menit membaca sebelum pelajaran dimulai. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan membaca dasar sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....