Minat Baca Rendah, Kunjungan Perpustakaan Kabupaten Sikka Minim

  • 06 Mei 2026 09:34 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Minat baca rendah berdampak pada kunjungan perpustakaan minim.
  • Kunjungan harian hanya 20–30 orang.
  • Pemda dorong perpustakaan keliling dan distribusi buku.

RRI.CO.ID, Sikka – Minat baca masyarakat di Kabupaten Sikka masih tergolong rendah, yang berdampak pada minimnya kunjungan ke perpustakaan daerah. Kondisi ini menjadi indikator lemahnya budaya literasi di tengah masyarakat.

Dalam wawancara di Program Florata Pagi RRI Ende, Rabu, 29 April 2026, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sikka, Very Awales, memaparkan kondisi tersebut. Ia menegaskan jumlah kunjungan harian hanya berkisar 20 hingga 30 orang.

Data tahun 2025 menunjukkan tingkat kegemaran membaca Kabupaten Sikka berada pada angka 58,43. Berdasarkan Survei Tingkat Kegemaran Membaca 2025, capaian tersebut menempatkan Sikka di luar 10 besar kabupaten di NTT.

Ia menjelaskan rendahnya minat baca berpengaruh langsung terhadap tingkat kunjungan perpustakaan. Situasi ini turut memengaruhi capaian indeks kegemaran membaca daerah.

Secara nasional, data Badan Pusat Statistik tahun 2026 menempatkan Nusa Tenggara Timur sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi dengan skor 62,05. Angka tersebut melampaui rata-rata nasional sebesar 54,80.

Namun kondisi di tingkat kabupaten belum menunjukkan capaian serupa. Kabupaten Sikka masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan budaya baca masyarakat.

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah daerah memperkuat layanan perpustakaan keliling dan distribusi buku. Skema ini dilakukan dengan sistem pinjam dan pembaruan koleksi secara berkala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....