Ular Piton 4 Meter Masuk Permukiman Ende, Damkar Evakuasi dalam 5 Menit

  • 04 Mei 2026 07:28 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Seekor ular piton sepanjang sekitar 4 meter ditemukan masuk ke area permukiman warga di Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Minggu 2 Mei 2026. Tim pemadam kebakaran bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu lima menit setelah laporan diterima.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Gatot Subroto Gang Bita Beach RT 028 RW 014 sekitar pukul 06.45 WITA. Ular tersebut diduga masuk ke lingkungan warga untuk mencari mangsa ternak.

Laporan pertama disampaikan oleh warga bernama Idrus Ahmad yang menemukan ular tersangkut pada jaring pagar tanaman miliknya. Saat ditemukan, posisi ular berada di dekat kandang kambing yang diduga menjadi target mangsanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit tim pemadam kebakaran yang terdiri dari 10 personel langsung dikerahkan ke lokasi. Tim dilengkapi satu unit mobil suplai serta alat penjepit ular untuk mendukung proses evakuasi.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan observasi guna mengidentifikasi jenis dan tingkat bahaya hewan tersebut. Hasilnya, ular diketahui merupakan jenis sanca atau piton (Pythonidae) dengan panjang sekitar 4 meter dan diameter tubuh 8 hingga 10 sentimeter.

Petugas menilai ular tersebut tidak berbisa, namun memiliki tingkat bahaya tinggi karena berburu dengan cara melilit mangsanya. Kondisi ini membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Dalam proses evakuasi, empat personel bertugas menahan dan meregangkan tubuh ular, sementara dua personel lainnya memotong jaring yang melilit tubuh ular. Proses ini berlangsung cukup sulit karena posisi ular yang tersangkut cukup kuat pada jaring.

Meski menghadapi kendala, tim akhirnya berhasil mengevakuasi ular tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa. Kejadian ini diklasifikasikan sebagai upaya penyelamatan dan penanganan satwa liar yang berpotensi membahayakan warga.

Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan sekitar. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah risiko terhadap keselamatan warga maupun ternak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....