Bahasa Inggris Jadi Kunci Masa Depan Pelajar Labuan Bajo
- 03 Mei 2026 15:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Penguasaan bahasa Inggris dinilai menjadi kunci penting bagi masa depan pelajar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama di tengah pesatnya perkembangan daerah tersebut sebagai destinasi pariwisata super prioritas kelas dunia.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Manggarai Barat, Yohanes Hani, saat memberikan sambutannya di Kompetisi Spelling Bee 2026 yang diselenggarakan MSS English Centre di Labuan Bajo, Minggu 3 Mei 2026 di Aula Setda Kantor Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sambutannya, Yohanes menegaskan bahwa kemampuan berbahasa Inggris bukan hanya sekadar pelajaran sekolah, melainkan bekal utama bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan global dan memanfaatkan peluang besar di sektor pariwisata internasional.
“Belajar bahasa Inggris adalah gerbang menuju dunia yang lebih luas. Bahasa Inggris bukan hanya tentang kosa kata atau tata bahasa, tetapi merupakan kunci untuk membuka akses terhadap pengetahuan, pertemanan global, dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, posisi strategis Labuan Bajo sebagai tujuan wisata internasional membuat kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda setempat. Setiap hari, wisatawan dari berbagai negara datang berkunjung, sehingga pelajar perlu mempersiapkan diri untuk mampu berkomunikasi dengan dunia luar.
“Dengan menguasai bahasa Inggris, anak-anak kita dapat memperkenalkan budaya lokal, menjalin komunikasi dengan wisatawan mancanegara, serta membuka lebih banyak peluang pendidikan dan pekerjaan di masa depan,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada MSS English Centre atas komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa Inggris sejak dini.
Kompetisi Spelling Bee 2026, lanjutnya, bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah untuk membangun rasa percaya diri, keberanian, dan kemampuan akademik siswa SMP di Labuan Bajo.
“Kegiatan ini adalah kesempatan emas bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi mereka. Jangan takut salah, karena setiap proses adalah bagian dari pertumbuhan,” ucap Yohanes.
Dirinya berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan guna mendukung lahirnya generasi muda Manggarai Barat yang unggul, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat global.
Menutup sambutannya, Yohanes Hani secara resmi membuka Kompetisi Spelling Bee 2026 dan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai jalan menuju kesuksesan masa depan.
“Labuan Bajo membutuhkan generasi muda yang siap berbicara kepada dunia,” ujar Yohanes.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....