MSS English Centre Labuan Bajo Gelar Spelling Bee Competition 2026
- 03 Mei 2026 14:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - MSS English Centre Labuan Bajo menggelar ajang MSS Spelling Bee Competition 2026 sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional sekaligus upaya mendorong peningkatan kemampuan bahasa Inggris dan kepercayaan diri pelajar tingkat SMP di Labuan Bajo, kegiatan ini berlangsung pada Minggu 3 Mei 2026, di Aula Setda Kantor Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Branch Manager MSS English Centre Labuan Bajo sekaligus Ketua Panitia, Felice Dorothy Arus, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan mengeja, melainkan wadah untuk membangun rasa percaya diri generasi muda dalam menghadapi masa depan global.
“Kompetisi ini bukan sekadar tentang mengeja kata-kata, tetapi tentang keberanian, kepercayaan diri, perkembangan diri, dan kemampuan mengambil peluang yang dapat membawa siswa melangkah lebih jauh,” ujarnya kepada media, Minggu 3 Mei 2026.
Felice juga menyampaikan, penyelenggaraan kompetisi ini dilatarbelakangi keinginan MSS agar pelajar di Labuan Bajo semakin termotivasi mengasah kemampuan bahasa Inggris sebagai keterampilan penting di dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi kebutuhan mendasar di era global, terutama bagi generasi muda di Labuan Bajo yang berada di kawasan destinasi pariwisata internasional.
“MSS ingin berkontribusi bagi pendidikan di Labuan Bajo dengan menciptakan iklim kompetisi berbahasa Inggris yang sehat, sehingga siswa semakin percaya diri dan siap menghadapi peluang masa depan,” katanya.
MSS sendiri merupakan lembaga kursus bahasa Inggris swasta yang telah berdiri sejak 2018 di Ruteng dan membuka cabang di Labuan Bajo pada September 2025. Meski belum genap setahun beroperasi di Labuan Bajo, lembaga ini berhasil menyelenggarakan kompetisi bahasa Inggris tingkat SMP.
Dalam pelaksanaannya, panitia mengundang 10 sekolah menengah pertama di Labuan Bajo dan sekitarnya. Sebanyak 29 peserta mengikuti perlombaan, dengan sepertiga di antaranya berasal dari jalur pendaftaran mandiri melalui media sosial.
Kompetisi terdiri dari babak penyisihan hingga final, dengan tingkat kesulitan soal yang disusun bertahap dari mudah hingga sulit untuk menjaring tiga peserta terbaik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Yohanes Hani, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menilai kompetisi ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global.
“Belajar bahasa Inggris adalah gerbang menuju dunia yang lebih luas. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi kesempatan emas bagi siswa untuk menunjukkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan memperluas wawasan,” ungkap Yohanes, dalam sambutnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, kemampuan bahasa Inggris sangat relevan bagi pelajar di Labuan Bajo sebagai daerah destinasi pariwisata super prioritas yang setiap hari berinteraksi dengan wisatawan mancanegara.
“Dengan menguasai bahasa Inggris, generasi muda kita dapat membuka lebih banyak peluang masa depan dan menjadi pemimpin yang sukses di era global,” katanya.
Juara pertama diraih Erina Yakta Amin dari MTsN 2 Manggarai Barat. Erina mengaku telah mempersiapkan diri selama satu bulan sebelum kompetisi berlangsung.
“Persiapannya satu bulan. Perasaan saya capek dan nervous, tetapi alhamdulillah saya senang bisa meraih peringkat pertama. Semoga kompetisi bahasa Inggris seperti ini terus ada karena sangat membantu meningkatkan kemampuan saya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mendukung penuh proses persiapannya.
Juara kedua diraih Cinta Zahra Alya Nabilah Gunawan, siswi kelas VIII SMPN 1 Komodo. Cinta mengaku sempat merasa gugup saat bersaing di babak final.
“Rasanya gugup karena pesaing terlihat sangat hebat, tetapi saya senang bisa mendapat pengalaman baru. Saya berharap ke depan semakin banyak kompetisi seperti ini,” katanya.
Sementara itu, juara ketiga diraih Martin Marcelino Kalakoe Hardi dari SMPK St. Arnoldus Jansen. Martin mengaku telah melakukan persiapan selama sebulan dan tetap menerima hasil yang diperoleh.
“Walaupun belum puas, saya tetap menerima hasil ini. Kompetisi ini cukup baik dan menjadi pengalaman berharga bagi saya,” tuturnya.
Melalui penyelenggaraan MSS Spelling Bee Competition 2026, MSS English Centre berharap dapat terus mendukung pengembangan kualitas pendidikan serta kemampuan bahasa Inggris pelajar di Manggarai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....