Petani Ndona Keluhkan Irigasi Rusak Dua Tahun
- 02 Mei 2026 20:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Petani di Desa Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende mengeluhkan kondisi saluran irigasi yang rusak. Kerusakan tersebut telah berlangsung hampir dua tahun tanpa penanganan yang jelas.
Salah satu petani, Bahrun, mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air untuk lahan pertanian. Kondisi ini memaksa petani mencari solusi alternatif secara mandiri.
Untuk mengairi lahan, petani menggunakan pompa air berbahan bakar. Cara ini dinilai memberatkan karena membutuhkan biaya operasional yang cukup tinggi.
Pengeluaran untuk bahan bakar mesin sering kali lebih besar dari hasil panen. Hal ini membuat keuntungan petani semakin menurun dalam beberapa musim terakhir.
Lahan pertanian tersebut menjadi sumber utama penghidupan keluarga. Hasil panen digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak.
Petani berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah terkait kondisi irigasi. Perbaikan saluran dinilai sangat penting untuk mendukung keberlanjutan pertanian.
“Biaya untuk pompa air kadang lebih besar dari hasil panen yang kami dapatkan,” ujar Bahrun pada Jumat 1 Mei 2026.
Kondisi ini juga berdampak pada produktivitas lahan pertanian masyarakat. Jika terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menurunkan kesejahteraan petani.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Perbaikan irigasi dinilai menjadi solusi utama untuk mengatasi persoalan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....