Permainan Tradisional Dinilai Efektif Bangun Karakter Anak

  • 30 Apr 2026 20:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Permainan tradisional dinilai efektif membantu siswa sekolah dasar memahami pembelajaran sekaligus membangun karakter seperti gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Permainan lokal juga dianggap mampu membuat suasana belajar lebih hidup dan menyenangkan bagi anak-anak.

Dosen Program Studi PGSD STKIP Citra Bakti Ngada mengatakan permainan tradisional dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Salah satunya adalah permainan “Meong Au” yang dikenal masyarakat Ngada.

Dalam permainan tersebut terdapat peran kucing sebagai pengejar dan induk ayam yang melindungi anak-anaknya. Situasi itu mengajarkan siswa tentang kerja sama dan kepedulian terhadap sesama teman.

“Pembelajaran berbasis budaya lokal membuat anak lebih antusias karena apa yang dipelajari ada di sekitar mereka,” kata Ermelinda dalam program Bincang Budaya RRI Ende, Rabu, 29 April 2026.

Ia menjelaskan pembelajaran berbasis budaya lokal sangat cocok diterapkan pada siswa sekolah dasar yang masih berada pada tahap operasional konkret. Anak-anak lebih mudah memahami materi yang dikaitkan langsung dengan pengalaman hidup sehari-hari.

Selain permainan tradisional, cerita rakyat, kesenian, tarian, hingga tradisi masyarakat juga dapat dijadikan sumber belajar. Menurutnya, semua unsur budaya lokal mengandung nilai pengetahuan sekaligus pendidikan karakter.

“Budaya lokal bukan hanya warisan, tetapi juga sumber belajar yang dapat membentuk karakter peserta didik sejak dini,” ujarnya.

Ia berharap guru semakin kreatif memanfaatkan budaya lokal dalam proses pembelajaran. Dengan cara itu, siswa tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mengenal identitas budaya daerahnya sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....