Adu Logika Pelajar Bahas Program MBG dalam Lomba Debat Bahasa Inggris

  • 29 Apr 2026 10:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi topik hangat dalam Lomba Debat Pekan Ekspresi Siswa SMA/SMK 2026. Tim SMAK Frateran Ndao (pro) dan SMAN 1 Wolowaru (kontra) beradu argumen terkait efektivitas program tersebut di lingkungan sekolah.

Debat yang digelar di Aula Batara SMA Negeri 1 Ende, Selasa, 29 April 2026 ini mengangkat isu implementasi MBG sebagai bagian dari kebijakan pendidikan. Kedua tim menyoroti dampak program terhadap kualitas belajar siswa.

Tim pro dari SMAK Frateran Ndao menilai MBG penting untuk mendukung konsentrasi dan kesehatan siswa selama proses pembelajaran. Mereka menyebut pemenuhan gizi menjadi faktor utama dalam meningkatkan prestasi belajar.

Salah satu peserta, Vania Elim, mengatakan program MBG dapat membantu siswa yang memiliki keterbatasan akses makanan bergizi. “Dengan gizi yang cukup, siswa lebih fokus belajar dan memiliki energi yang baik di kelas,” ujarnya.

Sementara itu, tim kontra dari SMAN 1 Wolowaru menyoroti potensi kendala dalam pelaksanaan program. Mereka menilai kesiapan anggaran, distribusi, serta pengawasan menjadi tantangan yang perlu diperhatikan agar program tidak membebani sekolah.

Salah satu juri, Marianus Roni menilai perdebatan berjalan seimbang dengan argumentasi berbasis data dan analisis yang kuat. Ia menyebut kedua tim mampu melihat program MBG dari sisi manfaat sekaligus tantangan implementasinya.

Debat berlangsung dinamis dengan adu argumentasi yang menyoroti aspek kesehatan, pendidikan, hingga kebijakan publik. Topik ini dinilai relevan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar siswa di sekolah.

Melalui debat tersebut, pelajar diharapkan mampu memahami kebijakan publik secara kritis dan melihat solusi secara komprehensif. Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kesadaran akan pentingnya gizi dalam menunjang kualitas pendidikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....