Warga Manggarai Adu Sengketa Tanah ke Polisi
- 28 Apr 2026 11:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Puluhan warga dari Gendang Bung Leko, Desa Bulan, mendatangi Polres Manggarai untuk mengadukan perkembangan sengketa tanah ulayat yang kembali memanas.
Kedatangan warga pada Senin, 27 April 2026 ini dipicu meningkatnya ketegangan dengan kelompok warga Gendang Bung Kaca di wilayah Lingko Lalong.
Rombongan dipimpin Ketua Adat Siprianus Supardi dan diterima Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu bersama jajaran Satreskrim dan Intelkam.
Warga melaporkan adanya aktivitas di lokasi sengketa yang dinilai memicu konflik, termasuk klaim sepihak atas lahan yang sebelumnya telah dimediasi di tingkat desa dan kabupaten.
Situasi semakin mengkhawatirkan setelah adanya laporan kehadiran sejumlah pihak yang membawa alat seperti parang, tombak, dan kayu, serta pemasangan tanda batas di area sengketa.
Kondisi tersebut membuat warga, terutama perempuan, merasa tidak aman dan terancam jika konflik terus berlanjut.
Menanggapi laporan tersebut, Wakapolres Manggarai mengapresiasi langkah warga yang memilih jalur komunikasi dan tidak terpancing situasi di lapangan.
“Ini langkah yang tepat. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi,” ujarnya.
Ia menegaskan kepolisian akan terus memantau situasi serta menjaga keamanan agar konflik tidak berkembang menjadi lebih luas.
Polisi juga mendorong penyelesaian sengketa melalui jalur resmi, baik melalui tim penyelesaian konflik tanah di tingkat kabupaten maupun mekanisme hukum yang berlaku.
Pertemuan berlangsung kondusif dan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....