Pelatihan Moralitas WBP Rutan Larantuka Perkuat Karakter
- 28 Apr 2026 07:55 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Larantuka menggelar pelatihan moralitas bersama Yayasan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WITA dan berlangsung di aula rutan dengan melibatkan petugas serta warga binaan pemasyarakatan.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan agar memiliki karakter yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana. Kegiatan juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Larantuka di hadapan seluruh peserta kegiatan. Pembukaan berlangsung sederhana namun sarat makna sebagai awal dari proses pembelajaran yang berfokus pada penguatan nilai moralitas.
Kepala Rutan Kelas IIB Larantuka, Jaka Putra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepedulian yayasan terhadap pembinaan warga binaan. Ia menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan karakter lebih baik.
Menurutnya, pembinaan moral menjadi fondasi utama dalam membentuk perilaku positif serta meningkatkan kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan sosial. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung program pembinaan di lingkungan rutan.
Materi pelatihan disampaikan oleh Miss Erina yang mewakili Yayasan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia kepada seluruh peserta kegiatan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami konsep moralitas secara lebih mendalam dan aplikatif.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan diri, pengendalian emosi, serta pentingnya memahami orang lain terutama keluarga dan lingkungan terdekat. Peserta diajak untuk merefleksikan pengalaman hidup guna memperkuat kesadaran diri dalam menjalani proses pembinaan di rutan.
Sebagai bagian dari refleksi, seluruh warga binaan diminta menuliskan kata-kata yang paling menyentuh selama mengikuti materi pelatihan. Kegiatan ini bertujuan menggali perasaan serta pemahaman peserta terhadap nilai-nilai moral yang telah disampaikan selama sesi berlangsung.
Menjelang akhir kegiatan, panitia memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan testimoni terkait pengalaman mengikuti pelatihan tersebut. Testimoni tersebut mencerminkan antusiasme serta harapan warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan.
Kegiatan ditutup dengan pembagian snack dan sesi foto bersama antara peserta, petugas, serta pihak yayasan penyelenggara pelatihan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif serta diharapkan memperkuat pembinaan moral warga binaan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....