Warga Sikka Diserang Buaya saat Mandi Laut

  • 23 Apr 2026 17:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Seorang warga Kabupaten Sikka mengalami luka serius setelah diserang buaya saat mandi di pesisir Pantai Nangamerah, Dusun Nebe A, Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Rabu 22 April 2026 sekitar pukul 18.30 WITA. Insiden ini menambah daftar kasus serangan satwa liar di wilayah pesisir utara Flores.

Korban berinisial NN (61), seorang petani, diserang saat berada di laut menjelang malam hari. Ia sempat digigit buaya sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri dan kembali ke rumah dalam kondisi terluka.

Kasi Humas Polres Sikka, AIPDA Leonardus Tunga, menjelaskan korban sebelumnya berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 18.00 WITA untuk mandi di laut. Sekitar satu jam kemudian, korban kembali dengan luka akibat gigitan di tubuhnya.

“Korban pulang sekitar pukul 19.00 WITA dengan kondisi mengalami luka akibat gigitan,” ujarnya, Kamis 23 April 2026. Pernyataan tersebut menguatkan kronologi waktu kejadian yang berlangsung singkat namun membahayakan.

Berdasarkan keterangan saksi yang juga istri korban, Bernadeta Bona (47), serangan terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda keberadaan buaya sebelumnya. Meski mengalami luka, korban masih mampu berjalan pulang untuk meminta pertolongan warga sekitar.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Watubaing guna mendapatkan penanganan medis awal. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka gigitan serius yang membutuhkan penanganan lanjutan sehingga korban dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Laporan kejadian diterima oleh Kepolisian Sub Sektor Nebe yang segera menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pendataan korban serta memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Bernadeta Bona (47), Petrus Amerson (21), dan Rodesta Nurak (19).

Polisi menyebut peristiwa ini merupakan insiden kedua serangan buaya di lokasi yang sama dalam kurun waktu tertentu. Korban diketahui baru pertama kali beraktivitas mandi di area tersebut, yang diduga merupakan habitat alami buaya.

Masyarakat setempat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah pesisir, terutama menjelang malam hari. Kawasan yang berpotensi menjadi habitat buaya diminta untuk dihindari sementara waktu.

Aparat kepolisian bersama instansi terkait akan melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian. Langkah mitigasi dan koordinasi lintas sektor disiapkan guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....