Sikka Wajibkan Literasi 30 Menit di Sekolah

  • 22 Apr 2026 15:34 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka resmi menggulirkan kebijakan penguatan literasi melalui Surat Edaran Nomor: ArsipPustaka.000.14.4/75/2026 yang mulai berlaku Rabu (22/4/2026). Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menegaskan, program ini bertujuan membangun budaya membaca sebagai aktivitas harian masyarakat, sekaligus meningkatkan literasi sains peserta didik agar lebih kompetitif.

Sebagai implementasi, setiap satuan pendidikan diwajibkan melaksanakan kegiatan membaca buku non-pelajaran selama 30 menit sebelum dan setelah jam pelajaran. Kegiatan ini dapat dilakukan di berbagai ruang literasi, seperti perpustakaan, pojok baca kelas, hingga taman bacaan masyarakat.

Optimalisasi fungsi perpustakaan juga menjadi fokus utama. Perpustakaan sekolah, desa, dan daerah didorong menjadi pusat aktivitas literasi yang aktif dan produktif.

Selain itu, program Wisata Literasi dan Sains diwajibkan minimal satu kali dalam satu semester melalui kunjungan edukatif, dialog interaktif, dan pengalaman langsung memahami kepemimpinan serta pelayanan publik.

Pemerintah daerah juga memperkenalkan program inovatif seperti “Sehari Menjadi Pimpinan DPRD” dan “Sehari Menjadi Bupati Sikka” sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepemimpinan generasi muda.

Untuk memperluas jangkauan, layanan perpustakaan keliling akan dioptimalkan hingga ke wilayah pedesaan. Bunda Literasi dan pegiat literasi juga dilibatkan dalam kegiatan membaca bersama, mendongeng, dan diskusi sains di masyarakat.

Pemerintah juga akan menggelar Festival Literasi setiap tahun sebagai ruang ekspresi dan apresiasi, meliputi lomba literasi, pameran buku, hingga pentas seni berbasis budaya lokal.

Seluruh instansi pemerintah dan pihak swasta diminta berperan aktif mendukung program ini, termasuk menyediakan pojok baca dan membuka ruang pembelajaran bagi peserta didik.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Sikka berharap dapat membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya saing melalui budaya literasi yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....