Gandeng BSI, Kampung Nelayan Merah Putih Diluncurkan di Warloka Pesisir

  • 22 Apr 2026 11:20 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Desa Warloka Pesisir, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi diluncurkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih binaan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI), Selasa 21 April 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir berbasis potensi kelautan.

Peluncuran ilakukan langsung oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo. Ia menegaskan komitmen BSI untuk berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Kami ingin berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya di pusat tetapi juga dari desa,” ujar Anggoro.

Anggoro juga menyampaikan, program tersebut sejalan dengan target pemerintah dalam pengembangan kampung nelayan secara nasional.

“Pemerintah telah mencanangkan pengembangan 1.000 kampung nelayan hingga 2026. Sebagai bagian dari bank pemerintah, BSI bangga bisa berkontribusi bagi pembangunan desa,” ungkapnya.

Khusus untuk Desa Warloka, BSI memberikan bantuan 19 unit perahu kepada sekitar 143 kepala keluarga penerima manfaat. Desa ini sendiri dihuni sekitar 300 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih seribu jiwa.

Secara nasional, BSI telah membina 20 desa dengan total 7.853 penerima manfaat yang tersebar di 14 provinsi. Warloka menjadi desa binaan ke-21 dari target 23 desa.

Program Kampung Nelayan Merah Putih di Warloka akan difokuskan pada sektor perikanan tangkap dan budidaya kerang mutiara guna meningkatkan nilai tambah hasil laut masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyambut positif program tersebut. Mewakili Bupati Manggarai Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Gias, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah pusat dan sektor perbankan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah memilih Desa Warloka Pesisir sebagai lokasi program pemberdayaan ini,” ujar Agustinus Gias.

Dirinya berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Jadikan kampung ini sebagai percontohan bagi desa-desa pesisir lainnya, sehingga Warloka Pesisir dapat tumbuh menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Adapun dengan dukungan kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan, program ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan potensi kelautan secara optimal, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir di Manggarai Barat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....