Rutan Bajawa Gelar Pelatihan Moralitas bagi Warga Binaan

  • 21 Apr 2026 10:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bajawa menerima kunjungan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia untuk pelatihan karakter warga binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tatap muka pada Senin, 20 April 2026, sebagai bagian pembinaan kepribadian di lingkungan pemasyarakatan.

Program ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui surat resmi terkait penguatan moralitas di wilayah Nusa Tenggara Timur. Pelaksanaan kegiatan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pembinaan berbasis nilai karakter dan etika sosial warga binaan.

Kegiatan berlangsung di aula utama Rutan Bajawa dengan suasana tertib dan penuh perhatian dari seluruh peserta. Warga binaan tampak antusias mengikuti setiap sesi yang didampingi petugas pengamanan untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Kepala Rutan Bajawa, Panji Wicaksono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi bersama pihak yayasan yang dinilai sangat bermanfaat. Ia menegaskan bahwa pembinaan karakter merupakan bagian penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat.

Menurutnya, pelatihan moralitas secara langsung mampu menyentuh sisi kemanusiaan serta membangun kesadaran etika para peserta. Nilai-nilai budi pekerti yang diberikan diharapkan menjadi bekal nyata bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol keamanan yang ketat sesuai instruksi dari pusat terkait pelaksanaan kegiatan di rutan. Pihak yayasan juga dibatasi dalam pengambilan dokumentasi, terutama di area yang berpotensi mengganggu keamanan.

Pembina Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia, Erina Wongso, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kembali fondasi moral setiap individu. Ia menyebutkan bahwa keterbatasan fasilitas tidak menjadi penghalang untuk menanamkan nilai kebangsaan dan budi pekerti.

Menurut Erina, kehadiran timnya di berbagai daerah termasuk Bajawa merupakan bagian dari misi sosial membangun karakter bangsa. Ia berharap kerja sama dengan Rutan Bajawa mampu memberikan dampak psikologis positif bagi warga binaan.

Respon positif juga datang dari salah satu warga binaan yang mengaku tersentuh dengan materi yang disampaikan selama pelatihan. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan perspektif baru tentang pentingnya perubahan diri dan penyesalan atas kesalahan masa lalu.

Selama kegiatan berlangsung, para instruktur memberikan materi secara interaktif dengan pendekatan dialog dan refleksi pengalaman pribadi peserta. Pengawasan dari petugas rutan dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh proses berjalan aman dan terkendali.

Program pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal perubahan bagi warga binaan dalam membangun sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Pembinaan berbasis moralitas diyakini mampu memperkuat kesiapan mereka kembali ke masyarakat secara lebih baik.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....