Mitigasi Kekeringan, Kabupaten Ende Perkuat Strategi Pertanian

  • 21 Apr 2026 08:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Ende memperkuat strategi sektor pertanian sebagai langkah mitigasi menghadapi ancaman kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada 2026. Upaya ini ditegaskan melalui kehadiran langsung Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pertanian di Jakarta.

Rakornas yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian tersebut menjadi forum strategis untuk merumuskan langkah antisipatif terhadap dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan nasional.

Bupati Ende didampingi Kepala Dinas Pertanian Gadir Dean mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen daerah dalam menjaga ketahanan pangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi potensi kekeringan yang dapat mengganggu produktivitas lahan pertanian.

“Mitigasi harus dilakukan berbasis data dan kesiapan di lapangan,” ujarnya.

Dalam Rakornas tersebut, seluruh kepala daerah diminta menyiapkan usulan program pertanian yang telah melalui verifikasi teknis sebagai dasar penentuan prioritas dukungan pemerintah pusat.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan swasembada pangan melalui penguatan infrastruktur pertanian, peningkatan efisiensi pengelolaan lahan, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Usai Rakornas, Pemerintah Kabupaten Ende melanjutkan agenda dengan mengikuti desk bersama Kementerian Pertanian guna mematangkan rencana pengembangan komoditas unggulan daerah.

Komoditas jahe dan alpukat menjadi fokus utama pengembangan sebagai bagian dari strategi adaptif berbasis potensi lahan kering di Kabupaten Ende.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan perubahan iklim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....