Stok Beras SPHP Ende Dipastikan Aman hingga April
- 20 Apr 2026 16:48 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Stok beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Ende dipastikan aman dan tersedia bagi masyarakat hingga April 2026. Total ketersediaan beras saat ini mencapai lebih dari 600 ton di gudang Perum Bulog Cabang Ende.
Kepala Perum Bulog Cabang Ende, Arlan Emtri, menyampaikan hal tersebut kepada RRI pada Senin siang, 20 April 2026. Ia menegaskan stok beras yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui program SPHP.
Menurut Arlan, ketersediaan tersebut sekaligus menjawab isu yang sempat beredar mengenai kekosongan stok beras SPHP di gudang Bulog Ende. Ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan masyarakat tidak perlu khawatir.
Arlan menjelaskan, saat ini Bulog Cabang Ende tengah melaksanakan audit rutin internal yang dilakukan setiap tiga bulan sekali. Kegiatan audit tersebut akan berlangsung selama empat hari ke depan sehingga pelayanan distribusi beras sementara dihentikan.
“Nanti hari Kamis, 23 April 2026 setelah selesai periode pemeriksaan kami langsung melayani kembali,” ujar Arlan. Ia memastikan pelayanan akan kembali normal setelah proses audit selesai dilakukan.
Lebih lanjut, Arlan menegaskan bahwa stok beras sebanyak 600 ton yang tersedia saat ini siap didistribusikan kembali kepada masyarakat. Ketersediaan ini dinilai mencukupi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah Ende.
Dalam target tahunan, Bulog Cabang Ende mendapat alokasi distribusi beras SPHP sebanyak 1.400 ton. Hingga April 2026, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 300 ton.
Arlan menyebut program SPHP merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan. Selain itu, program ini juga bertujuan menstabilkan pasokan beras agar tetap tersedia bagi masyarakat.
“Harga beras SPHP sesuai ketentuan pemerintah di tingkat pengecer sebesar Rp12.000 per kilogram, sementara untuk mitra Bulog sebesar Rp11.300 per kilogram,” kata Arlan. Penetapan harga tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.
Untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan, Bulog bekerja sama dengan Satgas Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Pengawasan dilakukan langsung di pasar guna mencegah penyimpangan dalam penyaluran dan penjualan beras SPHP.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....