Pater Otto Madung Dikukuhkan Guru Besar Filsafat Politik

  • 20 Apr 2026 07:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Rektor Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Pater Otto Gusti Ndegong Madung, SVD, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Filsafat Politik, Sabtu 18 April 2026. Pengukuhan berlangsung dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat IFTK Ledalero di Auditorium Santo Thomas Aquinas Kampus 1.

Penetapan gelar profesor tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto tertanggal 1 Januari 2026. Momentum ini menandai pengakuan formal atas kontribusi akademik Pater Otto dalam bidang filsafat politik.

Gelar Guru Besar ini menjadi yang ketiga dalam sejarah IFTK Ledalero. Sebelumnya, institusi ini telah melahirkan Pater Konrad Kebung, SVD sebagai Guru Besar Filsafat dan Pater Guido Tisera sebagai Guru Besar Kitab Suci.

Dalam lingkup LLDikti Wilayah XV, Pater Otto tercatat sebagai Guru Besar ke-18. Capaian ini memperkuat posisi IFTK Ledalero sebagai salah satu pusat pengembangan pemikiran filsafat di kawasan timur Indonesia.

Rapat terbuka tersebut dipimpin Pater Yosef Keladu, sementara prosesi pengukuhan dilakukan Kepala LLDikti Wilayah XV, Adrianus Ahemka. Pada kesempatan itu, Pater Otto menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik”.

Melalui orasi tersebut, ia mengurai keterkaitan antara legitimasi kekuasaan, dasar pengetahuan dalam demokrasi, dan kemampuan pertimbangan politik warga. Ia juga mengulas pemikiran Max Weber serta konsep politische Urteilskraft dalam konteks demokrasi Indonesia.

Menurut Pater Otto, refleksi filosofis yang ia bangun tidak lahir dari ruang hampa. Pengalaman akademik, advokasi sosial, dan dialog lintas budaya menjadi fondasi penting dalam membentuk cara pandangnya terhadap politik dan demokrasi.

Ia menegaskan, kebijaksanaan politik tumbuh melalui komunikasi yang berkelanjutan, bukan dalam kesendirian. Karena itu, ia memaknai pencapaian akademiknya sebagai hasil dari proses kolektif, bukan semata usaha pribadi.

Acara pengukuhan dihadiri ratusan undangan dari berbagai kalangan. Hadir pula Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, sejumlah kepala daerah di Flores, tokoh gereja, akademisi, serta keluarga besar Pater Otto.

Selain itu, hadir pula mantan Menteri ESDM Sudirman Said, para imam dan frater, serta pimpinan perguruan tinggi. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan luasnya jejaring relasi dan pengaruh intelektual Pater Otto di ruang publik.

Lahir di Lengko Elar, Manggarai Timur, 20 Mei 1970, Pater Otto menempuh pendidikan filsafat di Ledalero sebelum melanjutkan studi teologi di Austria dan filsafat di Jerman. Ia juga aktif dalam pelayanan pastoral, advokasi sosial, dan kini menjabat sebagai Rektor IFTK Ledalero periode 2022–2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....