Anak Muda Diajak Tolak Judol dan Korupsi
- 16 Apr 2026 10:33 WIB
- Ende
Poin Utama
- Diskusi Pro Dua RRI Ende angkat tema anti judol dan anti korupsi
- Judi online, korupsi, dan narkoba ancam masa depan anak muda
- Judol bersifat adiktif dan mengganggu ekosistem digital
- Kejujuran kecil jadi dasar membangun karakter anti korupsi
- Tantangan “people pleaser” harus dihadapi dengan berani berkata tidak
- Fokus pada kegiatan positif untuk bangun personal branding
- Kejujuran menjadi kunci utama masa depan generasi muda
RRI.CO.ID, Ende - Pro Dua RRI Ende melalui program obrolan SPADA mengangkat tema “No Judol, No Korupsi - Anak Muda Berani Bersih” dengan menghadirkan akademisi Konstantinus Denis sebagai narasumber, Kamis, 19 Maret 2026. Diskusi ini menyoroti pentingnya menjaga integritas generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman.
Denis menegaskan bahwa judi online, korupsi, dan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan anak muda. Ia mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang memiliki rekam jejak bersih dan berintegritas.
Menurutnya, judi online sering kali dikemas sebagai hiburan yang menarik, padahal memiliki potensi besar menimbulkan ketergantungan. Bahkan, ia mencontohkan bagaimana sistem jurnal akademik di kampus kerap terganggu akibat serangan dari situs judi online.
Dalam konteks pencegahan korupsi, Denis menekankan pentingnya membangun kejujuran sejak dini. Hal sederhana seperti tidak menyontek atau tidak menitip absensi dinilai sebagai langkah awal membentuk karakter anti-korupsi.
Ia juga menyoroti tantangan sikap “people pleaser” yang kerap membuat anak muda sulit menolak ajakan negatif. Menurut Denis, keberanian berkata tidak menjadi kunci menjaga integritas, meskipun harus menghadapi risiko sosial.
Untuk menghadapi berbagai godaan tersebut, Denis menyarankan agar anak muda cukup memahami bahaya tanpa harus mencoba secara langsung. Selain itu, mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti pengembangan diri, lomba, dan hobi dinilai penting untuk membangun citra diri yang baik.
Di akhir diskusi, Denis menegaskan bahwa masa depan tidak boleh ditukar dengan kesenangan sesaat. Ia mengingatkan kejujuran, meskipun sulit dijalani, merupakan fondasi utama bagi anak muda untuk berani bersih dan sukses di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....