Penurunan Tol Laut Hambat Distribusi Barang di Kabupaten Lembata
- 15 Apr 2026 22:50 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Penurunan alokasi Tol Laut menjadi hambatan utama distribusi barang di Kabupaten Lembata. Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran pasokan dan stabilitas harga di daerah.
Data triwulan I 2026 menunjukkan jumlah kontainer menurun signifikan. Dari 33 unit pada Januari, jumlahnya turun menjadi 19 unit pada April.
Penurunan ini dinilai mengganggu arus logistik yang selama ini bergantung pada program Tol Laut. Dampaknya mulai dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat.
Selain itu, penerapan sistem hub and spoke turut meningkatkan biaya distribusi. Rute Surabaya–Kupang–Lembata menyebabkan biaya logistik mencapai Rp2,5 juta per kontainer.
“Penurunan ini berdampak langsung pada distribusi barang di daerah,” ujar Bupati Lembata.
Kondisi tersebut memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar lokal. Masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari tingginya biaya distribusi.
Pemerintah daerah mendorong evaluasi kebijakan untuk memperbaiki sistem distribusi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....