RRI Ende dan GMIT Syaloom Teken Kerjasama Siaran Keagamaan

  • 15 Apr 2026 10:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID - Ende ,Dalam upaya memperkuat penyebaran informasi serta nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat luas, Radio Republik Indonesia (RRI) Ende menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Jemaat GMIT Syaloom Ende. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilaksanakan pada Rabu (15/04/2026) bertempat di Kantor GMIT Syaloom Ende, berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat pelayanan.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen RRI Ende, pengurus Majelis Jemaat GMIT Syaloom Ende, tokoh gereja, serta undangan lainnya. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga penyiaran publik dan institusi keagamaan di Kabupaten Ende.

Kepala RRI Ende, Robinhod Simbolon, ST, bersama Ketua Majelis Jemaat GMIT Syaloom Ende, Pendeta Soneta Lodia Paulus Nenotek, S.Th, secara resmi menandatangani dokumen kerja sama yang berfokus pada pengembangan dan penyiaran program-program keagamaan yang berkualitas dan membangun.

Dalam sambutannya, Robinhod Simbolon menegaskan bahwa RRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan siaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan inspiratif. Ia menekankan jika program keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak dan berintegritas.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen RRI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui konten-konten yang memperkuat nilai spiritual, mempererat persaudaraan, serta memberikan kesejukan di tengah dinamika kehidupan sosial,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa melalui kerja sama ini, RRI Ende akan memberikan ruang yang lebih luas bagi gereja untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara terstruktur dan berkesinambungan, sehingga dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.

Sementara itu, Pendeta Soneta Lodia Paulus Nenotek dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai bahwa media radio masih menjadi sarana efektif dalam menjangkau umat, terutama bagi jemaat yang berada di wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.

“Melalui siaran RRI, pelayanan gereja dapat menjangkau lebih banyak jiwa. Ini menjadi peluang besar untuk menyampaikan firman Tuhan, memberikan penguatan iman, serta membangun kehidupan rohani jemaat dan masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Ia juga berharap kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat diwujudkan dalam program-program nyata yang konsisten dan memberikan dampak positif bagi kehidupan umat. Adapun ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi produksi dan penyiaran berbagai program keagamaan, seperti renungan harian, siaran ibadah, dialog interaktif, serta program pembinaan iman lainnya.

Program-program tersebut direncanakan akan disiarkan secara rutin melalui kanal RRI Ende. Selain itu, kedua pihak juga berkomitmen untuk melakukan evaluasi secara berkala guna meningkatkan kualitas siaran serta memastikan program yang disajikan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....