Aksi PMKRI Ende Dikawal Personel Polres Ende Secara Maksimal
- 13 Apr 2026 19:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Puluhan warga di Kabupaten Ende menyaksikan rombongan aksi damai yang bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan protokol pada Senin 13 April 2026 siang. Aksi tersebut digelar oleh PMKRI Cabang Ende bersama perwakilan masyarakat Ndao untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana penertiban lapak.
Aksi unjuk rasa dilakukan secara mobile dengan memanfaatkan kendaraan bak terbuka yang dilengkapi pengeras suara untuk menyampaikan orasi. Rombongan memulai pergerakan dari Sekretariat PMKRI di Jalan Wirajaya sekitar pukul 11.20 Wita.
Sepanjang perjalanan, suara orasi terdengar lantang di beberapa titik strategis kota yang ramai dilalui masyarakat dan pengguna jalan. Rute yang dilalui meliputi kawasan Simpang Lima hingga depan Kantor Bupati Ende yang menjadi pusat perhatian warga.
Koordinator lapangan, Longginus Kota Setu, menegaskan bahwa kebijakan pemerintah tidak boleh mengabaikan aspek kemanusiaan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil. Ia menyebut penataan kota harus mempertimbangkan nasib pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas jualan di kawasan tersebut.
Dalam orasinya, massa aksi menolak segala bentuk penggusuran sepihak tanpa adanya komunikasi yang terbuka dan melibatkan masyarakat terdampak secara langsung. Mereka juga meminta pemerintah daerah menghentikan rencana penertiban sebelum dilakukan kajian sosial dan ekonomi yang komprehensif.
Selain itu, massa menuntut adanya jaminan solusi relokasi yang layak dan manusiawi bagi para pedagang yang berpotensi terdampak kebijakan tersebut. Tuntutan tersebut disampaikan secara bergantian oleh peserta aksi yang berada di atas kendaraan selama perjalanan berlangsung.
Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, turun langsung memantau jalannya aksi untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali sepanjang kegiatan berlangsung. Ia menyampaikan bahwa kepolisian mengedepankan pendekatan komunikasi guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum setempat.
Pengawalan dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan personel serta kendaraan patroli yang mengawal rombongan dari depan dan belakang secara mobile. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.
Berdasarkan pemberitahuan resmi, aksi ini direncanakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan agenda penyampaian aspirasi secara berkelanjutan. Kepolisian mengimbau peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Aksi yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut menempuh rute panjang melintasi sejumlah jalan utama di pusat kota Ende. Kegiatan akhirnya berakhir dengan tertib di titik awal tanpa adanya insiden yang mengganggu keamanan maupun ketertiban umum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....