BMKG: Sejumlah Wilayah NTT Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang
- 12 Apr 2026 17:01 WIB
- Ende
Poin Utama
- BMKG juga mengimbau nelayan dan pelaku transportasi laut untuk memperhatikan kondisi angin dan gelombang sebelum berlayar.
- “Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah rawan bencana,” tambahnya.
- Prakirawan BMKG Sikka, Liza, pada Minggu (12/4/2026) menjelaskan bahwa secara umum cuaca di NTT didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan.
RRI.CO.ID,Sikka - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui prakirawan Stasiun Meteorologi menyampaikan prakiraan cuaca wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk periode Senin, 13 April 2026.
Prakirawan BMKG Sikka, Liza, pada Minggu (12/4/2026) menjelaskan bahwa secara umum cuaca di NTT didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun, beberapa wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga malam hari.
“Untuk wilayah seperti Ruteng, Bajawa, dan Borong berpotensi terjadi hujan, bahkan dapat disertai petir pada waktu tertentu. Sementara daerah lain seperti Ende, Labuan Bajo, dan Waingapu umumnya cerah berawan,” ujar Liza.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah NTT berkisar antara 15 hingga 33 derajat Celsius, dengan kecepatan angin antara 9 hingga 28 kilometer per jam. Kondisi ini masih tergolong normal untuk periode peralihan musim.
Meski demikian, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Masyarakat di wilayah Manggarai Barat dan Manggarai diimbau mewaspadai hujan sedang yang dapat disertai angin kencang. Selain itu, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di wilayah Sabu Raijua.
“Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah rawan bencana,” tambahnya.
BMKG juga mengimbau nelayan dan pelaku transportasi laut untuk memperhatikan kondisi angin dan gelombang sebelum berlayar. Untuk informasi cuaca terkini, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG atau melalui kanal informasi yang telah disediakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....