Mahasiswa Islam Unika Ruteng Bangga, Toleransi Tumbuh di Kampus yang Inklusif
- 12 Apr 2026 11:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Mahasiswa Muslim di Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng mengaku bangga dengan suasana kampus yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan inklusivitas. Menurut mereka, lingkungan akademik di Unika tidak hanya terbuka terhadap perbedaan, tetapi juga menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh mahasiswa tanpa memandang latar belakang agama.
Sikap saling menghargai yang tumbuh di antara civitas akademika dinilai menjadi fondasi kuat dalam membangun kebersamaan, sekaligus menciptakan iklim pendidikan yang harmonis dan berdaya saing. “Kami merasa diterima dengan baik di lingkungan yang penuh toleransi,” ujar salah satu mahasiswa usai mengikuti kegiatan Halal Bihalal di Aula Gedung Utama Timur (GUT) lantai 5, Jumat 10 April 2026.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut mengusung tema “Dari Silaturahmi Menuju Sinergi: Membangun Kampus yang Inklusif dan Harmonis” dan diikuti seluruh civitas akademika sebagai ruang mempererat kebersamaan dalam keberagaman.
Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat persaudaraan di lingkungan kampus. “Silaturahmi menjadi langkah awal untuk saling membuka diri. Dengan saling memaafkan, kita meruntuhkan prasangka dan membangun empati,” ujarnya.
Ia menambahkan, mahasiswa dan civitas akademika Muslim merupakan bagian integral yang memperkaya dinamika intelektual dan spiritual di kampus.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan Santu Paulus Ruteng, RD. Ledobaldus Roling Mujur, Pr., mengajak seluruh civitas akademika untuk melanjutkan semangat silaturahmi dalam bentuk sinergi nyata. “Silaturahmi adalah pintu awal. Dari sana kita membangun kerja sama yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, Unika Santu Paulus Ruteng terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun budaya. Keberagaman justru menjadi kekuatan dalam membangun kampus yang inklusif dan berdaya saing.
Sementara itu, perwakilan civitas akademika Muslim, Ns. Muhamad Isnaini, menekankan pentingnya nilai kemanusiaan sebagai dasar kolaborasi lintas iman. “Kita tidak mencari perbedaan, tetapi mencari titik temu untuk bersama membangun dunia pendidikan,” ungkapnya.
Ia menilai, sinergi di lingkungan kampus harus melampaui sekadar toleransi, menjadi kolaborasi aktif yang saling menguatkan.
Melalui kegiatan ini, Unika Santu Paulus Ruteng menegaskan komitmennya membangun lingkungan akademik yang harmonis, inklusif, dan menjunjung tinggi persatuan. Momentum Halal Bihalal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk menciptakan kampus yang damai dan berlandaskan nilai kemanusiaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....