Buka Lokakarya, Gubernur NTT Dorong Kolaborasi Perkuat Sistem Pangan dan Gizi
- 11 Apr 2026 11:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri sekaligus membuka kegiatan lokakarya bertajuk penguatan program pendidikan dan gizi serta koordinasi rantai pasok bahan baku pangan yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat, 10 April 2026, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Lokakarya ini bertujuan mengintegrasikan program pendidikan, khususnya di sekolah, dengan program pemenuhan gizi seperti pemberian makanan bergizi bagi siswa serta edukasi pola hidup sehat untuk pencegahan stunting. Selain itu, forum ini juga memperkuat koordinasi dalam pengelolaan rantai pasok bahan baku pangan agar ketersediaan dan distribusi berjalan lancar dan efisien.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Prabowo Subianto telah memberikan dampak besar bagi masyarakat. Program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi peserta didik dari tingkat PAUD hingga SMA, tetapi juga menjangkau balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sekaligus mendorong penyerapan bahan pangan lokal dan membuka lapangan kerja.
"Menurut saya program MBG ini yang paling dirasakan manfaat oleh banyak orang. Program sudah menyentuh sampai 60 juta sampai 82 juta orang. Program ini ditujukan bagi peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA serta juga ditujukan bagi balita, ibu hamil dan ibu menyusui," ujar Gubernur.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam memperkuat sistem pangan dan gizi. Menurutnya, ketersediaan bahan pangan tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga distribusi yang efisien, penguatan kelembagaan, serta pemberdayaan petani dan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, perwakilan UNICEF di Kupang turut menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi dan pendidikan anak. Dukungan serupa juga disampaikan Badan Gizi Nasional yang mengapresiasi kesiapan Pemprov NTT, sekaligus menekankan pentingnya menjaga stabilitas rantai pasok agar program MBG dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....