Gangguan Ferry Picu Dampak Ekonomi di Lembata
- 11 Apr 2026 11:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata — Terhentinya layanan ferry di Kabupaten Lembata berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi ini disoroti dalam aksi damai yang digelar di Kantor Bupati Lembata.
Kerusakan Pelabuhan Ferry Waijarang sejak November 2025 menyebabkan layanan bongkar muat kendaraan terhenti. Hal ini berdampak langsung pada distribusi logistik.
Koordinator aksi, Ciprianus Pito Lerek, mengatakan kondisi ini menghambat mobilisasi barang dan jasa. Dampaknya, harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
Selain itu, pelaku usaha jasa ekspedisi mengalami penurunan pendapatan. Aktivitas distribusi yang terganggu menjadi penyebab utama kondisi tersebut.
Masyarakat menilai pelabuhan ferry sebagai urat nadi perekonomian daerah. Oleh karena itu, percepatan pemulihan layanan menjadi kebutuhan mendesak.
Pemerintah daerah menyatakan memahami kondisi yang dihadapi masyarakat. Upaya koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan.
Pemulihan layanan ferry diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian. Selain itu, stabilitas harga dan distribusi barang juga dapat terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....