Hujan Picu Getaran Banjir di Gunung Lewotobi, Warga Diminta Jauhi Aliran Sungai

  • 10 Apr 2026 11:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flotim – Getaran yang diduga berasal dari banjir lahar terdeteksi di kawasan Gunung Lewotobi pada Kamis 9 April 2026 sore. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan hujan yang mengguyur area puncak dan sekitarnya.

Informasi tersebut disampaikan berdasarkan rekaman alat pemantau aktivitas gunung api yang mencatat adanya getaran khas aliran banjir. Selain itu, pengamatan visual juga menunjukkan hujan masih berlangsung di kawasan puncak gunung.

Peristiwa ini mengindikasikan potensi terjadinya aliran material dari lereng gunung yang terbawa air hujan. Situasi tersebut dapat meningkatkan risiko banjir lahar di sejumlah jalur aliran sungai yang berhulu dari kawasan puncak.

Masyarakat di sekitar lereng Gunung Lewotobi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terjadi. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan aktivitas warga di sekitar aliran sungai.

Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai meliputi jalur dari Nobo menuju Boru, Nobo menuju Nurabelen, serta dari Hewa menuju Nawokote. Daerah-daerah tersebut merupakan aliran sungai yang berhulu langsung dari puncak gunung.

Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar kali atau sungai yang berpotensi dilalui aliran banjir lahar. Langkah ini penting untuk menghindari risiko terseret arus atau tertimbun material yang terbawa dari atas gunung.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas gunung api. Koordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait menjadi kunci dalam upaya mitigasi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....