Bupati Manggarai Barat Dorong Transparansi Program MBG Lewat Aplikasi Pemantaua
- 08 Apr 2026 21:16 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menghadiri kegiatan pengarahan dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Brigjen Rudi Setiawan, di Ballroom Zasgo Hotel, Rabu 8 April 2026.
Kegiatan yang digelar secara hybrid ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Fransiskus S. Sodo, jajaran pimpinan OPD, serta para kepala SPPG, yayasan, dan mitra dari wilayah Flores dan Lembata.
Dalam sambutannya, Bupati Edistasius Endi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk memastikan keberhasilan program MBG melalui koordinasi lintas sektor.
“Program ini merupakan jawaban konkret atas cita-cita Presiden untuk pembangunan yang merata dan berkeadilan sosial,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menciptakan kepastian pasar bagi petani dan peternak lokal.
“Program ini menjadi solusi komprehensif yang menguntungkan semua pihak,” katanya.
Guna mendukung pelaksanaan program, pihaknya mengembangkan dua inovasi digital, yakni aplikasi Natas Harga dan aplikasi MBG. Aplikasi Natas Harga digunakan untuk memantau harga bahan pangan harian di pasar oleh tim Dinas Perindagkop, sekaligus memberikan peringatan jika terjadi kenaikan harga di atas standar.
“Sistem alarm otomatis akan memberikan peringatan jika ada dapur yang menetapkan harga melebihi standar, sehingga dapat mencegah inflasi dan menjaga stabilitas harga,” ujar Bupati.
Sementara itu, aplikasi MBG difungsikan untuk memantau asal-usul bahan pangan yang digunakan dalam program, baik dari dalam maupun luar daerah.
“Jika terlalu banyak bahan baku berasal dari luar daerah, data ini menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk memperkuat produksi lokal,” ungkapnya.
Menurutnya, inovasi ini juga mendorong petani lokal untuk meningkatkan produksi dan membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan.
Selain itu, Pemkab Manggarai Barat juga membangun rumah potong unggas berlabel halal guna menjamin kualitas dan keamanan pangan dalam program MBG.
Bupati Edistasius menjelaskan, pelaksanaan program MBG di daerahnya berfokus pada tiga aspek utama, yakni pengendalian inflasi melalui pemantauan harga, peningkatan ekonomi lokal dengan kepastian pasar, serta jaminan kehalalan makanan.
Program ini juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Sementara itu, Brigjen TNI Rudi Setiawan dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan pengawasan dalam pelaksanaan program.
“Transparansi dan kepatuhan terhadap standar harus menjadi prinsip utama agar program MBG tepat sasaran melalui validasi data penerima manfaat yang komprehensif,” tegasnya.
Ia menyebut, penerima manfaat program meliputi peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kehadiran Bupati Manggarai Barat dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal implementasi program MBG agar berjalan optimal dan tepat sasaran di wilayah Flores dan Lembata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....