Kebangkitan Kristus Sumber Pengharapan, Refleksi Iman di Mutiara Pagi RRI Ende
- 07 Apr 2026 10:05 WIB
- Ende
Poin Utama
- Kebangkitan Yesus Kristus menjadi pusat iman umat Kristen sekaligus sumber pengharapan yang tidak pernah pudar dalam menghadapi berbagai tantangan hidup
- Dari peristiwa ini, kita belajar bahwa tidak ada situasi yang terlalu sulit bagi Tuhan untuk dipulihkan,” ujarnya.
- Menurut Helda, kebangkitan Kristus juga mengajarkan nilai pembaruan hidup.
RRI.CO.ID, Ende – Kebangkitan Yesus Kristus menjadi pusat iman umat Kristen sekaligus sumber pengharapan yang tidak pernah pudar dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Hal ini disampaikan oleh Penyuluh Agama Kristen Protestan Kementerian Agama Kabupaten Ende, Helda Yolanda Adoe, M.Si, dalam program Mutiara Pagi RRI Ende, Selasa, 7 April 2026.
Dalam penyampaiannya, Helda menegaskan bahwa peristiwa kebangkitan Kristus bukan sekadar perayaan liturgis, tetapi memiliki makna mendalam bagi kehidupan umat beriman. Kebangkitan Yesus menjadi bukti nyata kemenangan atas dosa dan maut, sekaligus memberikan jaminan akan kehidupan yang kekal.
“Kebangkitan Kristus adalah dasar pengharapan kita sebagai orang percaya. Dari peristiwa ini, kita belajar bahwa tidak ada situasi yang terlalu sulit bagi Tuhan untuk dipulihkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam kehidupan sehari-hari, umat kerap dihadapkan pada berbagai persoalan, seperti kesulitan ekonomi, pergumulan keluarga, hingga tekanan sosial. Namun, melalui iman akan kebangkitan Kristus, setiap orang diajak untuk tetap teguh dan tidak kehilangan harapan.
Menurut Helda, kebangkitan Kristus juga mengajarkan nilai pembaruan hidup. Umat diajak untuk meninggalkan cara hidup lama yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan beralih kepada kehidupan yang penuh kasih, pengampunan, dan kebenaran.
“Makna kebangkitan bukan hanya tentang Yesus yang bangkit, tetapi bagaimana kita sebagai umat juga bangkit dari keterpurukan, dari dosa, dan dari keputusasaan menuju hidup yang baru,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak umat Kristen, khususnya di Kabupaten Ende, untuk menjadikan momentum Paskah sebagai titik refleksi diri. Dengan demikian, iman yang dimiliki tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar terwujud dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.
Melalui program Mutiara Pagi, RRI Ende terus menghadirkan pesan-pesan rohani yang menyejukkan dan membangun, sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai spiritual dan moral masyarakat.
Dengan memahami makna kebangkitan Kristus sebagai sumber pengharapan, diharapkan umat semakin teguh dalam iman serta mampu menjadi terang dan garam di tengah kehidupan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....