Bupati Manggarai Minta Masyarakat Berdoa bagi Perdamaian Dunia
- 06 Apr 2026 21:34 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Dalam sambutan pada Misa ketiga Perayaan Paskah di Gereja Katolik Katedral Ruteng, Minggu 5 April 2026, Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit mengajak seluruh umat di Keuskupan Ruteng untuk bersama-sama berdoa demi terwujudnya perdamaian di dunia khususnya yang saat ini masih terjadi eskalasi konflik di Timur Tengah sekaligus memperkuat keharmonisan dalam kehidupan masyarakat Manggarai.
"Pada Perayaan Paskah kali ini secara khusus memohon doa dari kita semua pada hari ini dan hari-hari selanjutnya, untuk terciptanya perdamaian dunia, juga terwujudnya perdamaian dalam masyarakat kita," ujar Bupati di hadapan ratusan umat yang hadir.
Bupati mengungkapkan, momentum Paskah menjadi saat yang tepat untuk memperkuat harapan dan komitmen bersama dalam membangun perdamaian, baik secara global maupun di tingkat lokal. Sementara itu, terkait adanya potensi konflik yang kini masih terjadi di tengah masyarakat, khususnya terkait persoalan tanah ulayat, Bupati meminta semua pihak untuk bersabar dan bertindak dengan kepala dingin.
Ia menekankan pentingnya sikap saling menahan diri serta mengutamakan pendekatan dialog dalam semangat bantang cama-cama atau musyawarah-mufakat demi mencari solusi terbaik bagi semua pihak. "Kami meminta kesabaran semua pihak, menghadapi dan menyelesaikan semuanya dengan kepala dingin untuk menyelesaikan semua pertikaian dengan bantang cama-cama," katanya.
Menurutnya, nilai-nilai kerendahan hati yang diajarkan dalam peristiwa kebangkitan Kristus menjadi pedoman utama untuk menyelesaikan setiap pertikaian dengan kepala dingin guna menjaga stabilitas sosial di daerah. "Kristus yang bangkit mengajarkan kita kerendahan hati," ungkapnya.
Ia juga menyinggung eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah yang menunjukkan besarnya peran teknologi dalam kehidupan manusia saat ini, sehingga Bupati mengajak masyarakat untuk menggunakan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Terkait fenomena tersebut, Bupati mengajak masyarakat untuk menggunakan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Bupati juga warning soal bahaya judi online. Ia menilai praktik judol telah menjerumuskan banyak orang ke dalam lingkaran kesulitan ekonomi, yang berdampak pada rusaknya kehidupan keluarga hingga memicu keretakan dalam rumah tangga. "Kita menyaksikan banyak keluarga tercerai berai karena judi online" ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Manggarai, kata dia, terus meminta agar masyarakat menjauhi dan menghentikan praktik judi online. "Karena itu pemerintahan kabupaten Manggarai mengajak kita semua berhenti dari judi online. Berhenti untuk selamanya," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati Hery turut menyampaikan apresiasi kepada Uskup Ruteng Mgr. Sipri Hormat yang telah mengingatkan umat tentang maraknya penggunaan media sosial. Bupati menyebut , meskipun kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah umur, telah mulai diterapkan, namun masih terdapat berbagai kekurangan karena masih pada tahap awal pelaksanaan.
Bupati menilai, peran orang tua sangat krusial dalam mengawasi penggunaan gawai dan media sosial oleh anak-anak. Menurutnya, keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan teknologi dimanfaatkan secara sehat dan produktif. "Aturan boleh banyak, imbauan boleh setiap pagi, siang, sore dan malam. Pemerintah secara khusus hari ini meminta perhatian dari kita semua sebagai orang tua untuk mengawal penggunaan media sosial anak-anak kita," kata Bupati Hery.
Menutup sambutannya, Bupati Hery mengajak seluruh umat untuk memaknai Hari Kebangkitan Tuhan sebagai momentum untuk memperkuat semangat perdamaian serta mendorong penggunaan teknologi secara bijak demi kebaikan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....